Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

Aliansi Mahasiswa Desak Pemerintah dan Kejaksaan Berantas Korupsi
Oleh : ah/dd
Senin | 10-12-2012 | 09:23 WIB
demo-anti-korupsi-1.jpg Honda-Batam
Puluhan massa AMAK menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Kepri

TANJUNGPINANG, batamtoday - Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2012 diselenggarakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) dengan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kepri dan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Senin (10/12/2012) sekitar pukul 08.00 WIB.


Dalam unjuk rasa kali ini, AMAK mengusung tema "Junjung Tinggi Transparasi, Bebaskan Negriku dari Koruptor".

Koordinator aksi, Adri Afrianna Putra, mengatakan unjuk rasa yang digelar kali ini merupakan ungkapan sikap, agar tidak ada lagi pejabat maupun aparat penegak hukum yang terlibat kasus korupsi.

Aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Kepri itu diperkirakan diikuti puluhan massa AMAK. Mereka menyerukan agar Gubernur Kerpi HM. Sani transparan dan berperan dalam penuntasan kasus korupsi di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam orasinya, massa AMAK juga menyerukan, agar sejumlah pejabat mantan koruptor segera mundur dari jabatannya.

Dalam aksinya di Kantor Kejari Tanjungpinang, massa AMAK juga mendesak Kajari agar segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi yang ada di Tanjungpinang. Kajari juga diminta memerangi perilaku korupsi di lingkungannya sendiri, agar tidak ada lagi jaksa yang terlibat korupsi dan pemerasan.

"Korupsi seperti gunung es, semangkin dibiarkan semangkin tinggi. Sehingga kami meminta pemerintah dan kejaksaan tidak lambat menangkap para pelaku korupsi, untuk menciptakan Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang yang bersih dari pelaku korupsi," ujar Adri Afrianna Putra dalam orasinya.