Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ekonomi Batam Tumbuh 6,89 Persen, BP Batam Optimis Sambut 2026
Oleh : Redaksi
Rabu | 31-12-2025 | 19:28 WIB
3112_fary-li-claudia-amsakar-2015.jpg Honda-Batam
(Ki-ka) Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Humas BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Menjelang penutupan tahun 2025, Badan Pengusahaan (BP) Batam menilai kinerja perekonomian daerah berada dalam kondisi cukup solid, meski dibayangi dinamika global yang penuh tantangan.

Pada triwulan III 2025, Batam mencatatkan kinerja positif. Arus investasi tetap mengalir, kegiatan industri berjalan stabil, serta pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren yang menguat.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kerja kolektif jajaran BP Batam serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan yang terus terjaga sepanjang tahun ini. Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga partisipasi masyarakat Batam.

"Sepanjang 2025, realisasi investasi Batam cukup kuat dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Ini menjadi bukti bahwa Batam masih dipercaya dan mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global," ujar Amsakar, Selasa (31/12/2025).

Berdasarkan data hingga triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,89 persen secara year-on-year. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor investasi sebagai motor utama, disusul industri pengolahan, perdagangan, dan sektor logistik.

Amsakar menyebut, kinerja tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi riil yang terus bergerak di Batam. Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal hingga triwulan III 2025 mencapai Rp54,7 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan realisasi investasi tertinggi secara nasional.

Sementara Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai komposisi investasi yang masuk ke Batam menunjukkan arah yang semakin sehat, khususnya dari penanaman modal dalam negeri.

"Peningkatan investasi domestik menandakan kepercayaan pelaku usaha nasional terhadap Batam semakin kuat. Rantai pasok lokal tumbuh, industri pendukung menguat, dan nilai tambah lebih banyak dinikmati di dalam negeri. Ini menjadi fondasi penting bagi daya saing Batam ke depan," kata Li Claudia.

Iklim investasi Batam sepanjang 2025 juga dinilai mendapat dukungan signifikan dari kebijakan pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan agar Batam terus diperkuat sebagai destinasi investasi strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, mengatakan arahan tersebut menjadi dasar utama dalam merumuskan langkah strategis BP Batam ke depan.

"Presiden menekankan peran Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan posisi sebagai tujuan investasi. Arahan ini kami tindaklanjuti dengan memastikan investasi yang masuk bersifat produktif, inklusif, serta berdampak langsung bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," jelas Fary.

Ke depan, BP Batam akan memfokuskan upaya pada percepatan layanan investasi, penyederhanaan regulasi, serta penguatan ekosistem usaha agar Batam semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan capaian sepanjang 2025 tersebut, BP Batam optimistis Batam mampu melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026, sekaligus memperkokoh perannya sebagai kawasan strategis nasional yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Yudha