Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bantah Pecah dengan Soerya

Sani Enggan Beberkan Hasil Perjalanan Dinasnya ke Jerman
Oleh : chr/dd
Jum'at | 07-12-2012 | 16:23 WIB
sani-atit....gif Honda-Batam
Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani.

TANJUNGPINANG, batamtoday - Pascaoperasi pengobatan penyempitan tulang tumbuh di bagian leher, Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani mengaku kesehatan sudah membaik.

Namun saat hendak ditanya hasil perjalanan dinasnya berupa pertemuan bisnis yang dilakukan, serta sejumlah permasalahan menyangkut Pemerintah Provinsi Kepri selama dirinya di luar negeri, orang nomor satu di Kepri ini enggan membeberkan dan nanti hari Senin (10/12/2012) akan dijawab.

"Hari ini, jangan tanya yang lain-lain dulu, nanti habis beritanya. Hari Senin kita jelaskan lagi semua," kata Sani kepada wartawan di kediamannya, Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (7/12/2012).

Namun demikian, Gubernur juga mengaku sejak tiba di Tanjungpinang, Kamis,(6/12/2012) semalam, dirinya telah memberikan sejumlah perintah dan rekomendasi kebijakan pada Sekda Kepri dalam pelaksanaan pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Sani yang didampingi Wakil Gubernur Soerya Respationon, membantah isu kalau keduanya sedang berselisih maupun retak.

Hal itu juga diamini Soerya yang dalam pertemuan itu datang terlambat, karena baru tiba dari Jakarta.

"Terkait isu adanya perbedaan, dan dibilang Gubernur dan Wagub sedang ada masalah, itu keliru. Kami tetap akur sebagaimana yang disaksikan saat ini," kata Soerya.

Dalam pertemuan bersama Kepala SKPD serta alim ulama dan pemuka masyarakat itu, Sani juga mengatakan kendati dirinya masih menggunakan alat penyangga di leher, namun sudah mulai berkerja sebagaimana biasanya tugas-tugas yang dilakukan.

"Hari Senin, sesuai dengan agenda dan tugas, kami  akan berangkat ke Jakarta untuk menghadiri rapat bersama pemerintah pusat," pungkasanya.