Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini

Polresta Barelang Luncurkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas SD-SMP di Batam
Oleh : Aldy
Kamis | 18-12-2025 | 14:28 WIB
Kurikulum-Lalu-Lintas.jpg Honda-Batam
Polresta Barelang resmi meluncurkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Batam di Ballroom Hotel Harris Batam Center, Rabu (17/12/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang resmi meluncurkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Batam. Program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Ballroom Hotel Harris Batam Center, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, kepolisian, pendidik, serta pelajar. Peluncuran kurikulum tersebut menjadi langkah strategis dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Acara dihadiri Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin; Wakapolda Brigjen Pol Anom Wibowo; Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin; Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran pejabat utama Polda Kepri, kepala perangkat daerah terkait, para kepala sekolah, serta perwakilan siswa SD dan SMP.

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, dalam laporan panitia menegaskan pentingnya pendidikan keselamatan lalu lintas sejak dini. Ia menyebutkan, berdasarkan data tiga tahun terakhir, angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam menunjukkan tren peningkatan. Namun demikian, tingkat fatalitas korban meninggal dunia berhasil ditekan hingga 59 persen berkat kolaborasi Polresta Barelang bersama lima pilar keselamatan lalu lintas.

"Pelajar merupakan kelompok yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pendidikan lalu lintas di sekolah menjadi langkah preventif yang sangat penting," ujar Afiditya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi inisiatif Polresta Barelang yang dinilainya visioner dan relevan dengan kebutuhan Kota Batam sebagai kota yang terus berkembang. Menurutnya, kurikulum ini tidak hanya mengajarkan aturan berlalu lintas, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tertib sejak usia dini.

"Program ini menyentuh pembentukan karakter generasi muda. Dengan kurikulum yang disusun secara sistematis, nilai-nilai keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari pelajar," kata Amsakar.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menekankan bahwa budaya tertib berlalu lintas mencerminkan tingkat peradaban suatu masyarakat. Ia menilai Batam, sebagai kota yang berpotensi menjadi kota internasional, perlu menyiapkan sumber daya manusia yang berdisiplin dan berkarakter melalui pendidikan dasar.

"Pengalaman saya menunjukkan bahwa disiplin dan budaya tertib dapat dibentuk melalui kurikulum pendidikan sejak usia dini. Ini adalah fondasi penting bagi masa depan Batam," ujarnya.

Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas SD-SMP se-Kota Batam oleh Kapolda Kepri, Dirlantas Polda Kepri, Wali Kota Batam, dan Kapolresta Barelang. Penandatanganan nota kesepakatan antara Kapolresta Barelang dan Wali Kota Batam serta rencana kerja antara Kasatlantas Polresta Barelang dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam turut mengiringi agenda tersebut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, menegaskan komitmen kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan preventif. "Peluncuran kurikulum dan pojok lalu lintas ini merupakan investasi jangka panjang bagi keselamatan generasi muda. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan terus terjaga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar," tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan berlangsung aman serta lancar. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di Kota Batam sebagai upaya nyata membangun generasi yang sadar, tertib, dan berbudaya dalam berlalu lintas.

Editor: Gokli