Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Delegasi Indonesia Tunjukkan Kualitas SDM Vokasi di WorldSkills Asia Taipei 2025
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 12-12-2025 | 16:08 WIB
WorldSkills-Asia-Taipei-2025.jpg Honda-Batam
Delegasi Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam The 3rd WorldSkills Asia Taipei 2025. (Kemnaker)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Delegasi Indonesia memastikan partisipasi dalam The 3rd WorldSkills Asia Taipei 2025, sebuah kompetisi keterampilan terbesar di kawasan Asia yang mempertemukan negara-negara untuk menampilkan keunggulan sumber daya manusia di bidang vokasi dan kompetensi teknis.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 25 November 2025 saat rombongan Indonesia tiba di Bandara Internasional Taoyuan, Taipei. Setiba di lokasi, para kompetitor, expert, dan official menjalani proses registrasi, pengambilan perlengkapan, serta menerima pengarahan teknis dari panitia penyelenggara.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan, Darmawansyah, dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (11/12/2025), menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan tim Indonesia. "Saya mengapresiasi kesiapan tim Indonesia yang sejak hari pertama menunjukkan kedisiplinan dan profesionalisme. Ini menjadi modal penting menghadapi kompetisi tingkat Asia," ujarnya.

Pada malam harinya, seluruh delegasi menghadiri Gala Dinner The 3rd WorldSkills Asia bersama 19 negara anggota dan 11 negara undangan. Acara penyambutan ini berlangsung meriah dengan perpaduan pertunjukan budaya dan modernitas khas Chinese Taipei, sekaligus menjadi momentum memperkuat jejaring dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja.

Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan Ditjen Binalavotas Kemnaker, Abdullah Qiqi Asmara, yang turut mendampingi delegasi, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia memiliki nilai strategis. "Keikutsertaan Indonesia bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja muda di tingkat regional dan global," ujarnya.

Pada 26 November 2025, para kompetitor mengikuti sesi familiarisasi peralatan di area lomba masing-masing. Tahapan ini krusial agar peserta memahami tata letak, jenis peralatan, dan standar teknis yang digunakan. Para expert Indonesia memberikan pendampingan intensif untuk memastikan strategi dan teknik kerja peserta dapat disesuaikan secara optimal.

WorldSkills Asia Taipei 2025 mempertandingkan 46 bidang, meliputi 36 official skills, 8 junior skills, dan 2 exhibition skills. Indonesia ambil bagian dalam 8 official skills, yakni Automobile Technology, Electronics, Industrial Control, IT Network System Administration, IT Software Solution for Business, Mechanical Engineering CAD, Refrigeration and Air Conditioning, serta Web Technology.

Pada malam yang sama, Presiden Republik Tiongkok, William Lai, membuka ajang tersebut secara resmi melalui upacara megah di Taipei Nangang Exhibition Center. Dalam sambutannya, Presiden Lai menekankan pentingnya kompetisi ini sebagai sarana meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta memperkuat kolaborasi regional dalam mencetak generasi muda yang terampil dan adaptif terhadap perkembangan industri global.

Kegiatan berlanjut pada 27 November 2025 dengan General Assembly yang dihadiri pimpinan delegasi seluruh negara. Sidang tersebut membahas finalisasi regulasi kompetisi serta penyelarasan teknis sebelum perlombaan dimulai. Perwakilan Indonesia aktif memberikan masukan untuk memastikan kesiapan pada seluruh bidang yang diikuti.

Pada hari yang sama, kompetisi resmi memasuki babak pertama perlombaan. Para kompetitor Indonesia --yang merupakan juara WorldSkills tingkat ASEAN dari Balai Latihan Kerja, SMK, dan perguruan tinggi-- memulai perjuangan mereka dengan penuh kepercayaan diri, ketelitian, dan semangat tinggi di arena masing-masing.

Editor: Gokli