Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Galang Semangat Anti Korupsi Sejak Dini

KAMMI Kepri Menilai Persoalan Korupsi Ancam Keutuhan NKRI
Oleh : chr/dd
Kamis | 06-12-2012 | 11:17 WIB
Dachroni-20102-236x300.jpg Honda-Batam
Ketua Umum KAMMI Kepri Raja Dachroni

BATAM, batamtoday - Ketua Umum Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Kepulauan Riau, Raja Dachroni, menilai persoalan korupsi di Indonesia tidak lagi sebatas perampokan uang negara, tapi sudah pada persoalan yang dapat mengancam keutuhan NKRI.


"Korupsi merupakan perilaku yang sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia, karena korupsi menghambat terdistribusikannya kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia. Hal ini dapat berakibat kesenjangan sosial yang tinggi hingga rasa apatisme terhadap pemerintah," ungkap Dachroni kepada batamtoday, Kamis (6/12/2012).

Dachroni mengaku miris melihat perilaku korupsi yang secara nyata memiskinkan negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melansir kerugian negara akibat korupsi sepanjang 2004-2011 mencapai Rp 39,3 triliun. Menurut Dachroni, untuk memberantas korupsi diperlukan penanaman semangat anti korupsi sejak dini.

"Semangat kebangkitan bangsa itu bermula dari generasi mudanya. Ketika generasi muda bangsa ini telah tumbuh dengan semangat melawan korupsi, maka niscaya Indonesia akan bebas dari korupsi," ujarnya.

Sebagai bentuk penanaman semangat anti korupsi tersebut, Dachroni mengungkapkan, PD KAMMI Kepri akan menggelar seminar kebangsaan bertema "Membangun Karakter Patriot dengan Nilai 4 Pilar Kebangsaan untuk Membebaskan Indonesia dari Korupsi".

Seminar tersebut akan digelar di Asrama Haji Batam bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia pada 9 Desember 2012 mendatang. Dia juga mengajak masyarakat Batam yang konsen di bidang pendidikan karakter dan memberantas korupsi untuk dapat hadir dalam seminar tersebut.

"Acara ini terbuka untuk umum, kita ingin membudayakan kegiatan diskusi dengan tema anti korupsi ini, terutama dengan mahasiswa yang merupakan agen of control," katanya.

Menurutnya, seminar kebangsaan anti korupsi ini menghadirkan 2 orang narasumber, yakni Maukuf M Pd yang juga Pengurus Pusat KAMMI. Maukuf M Pd juga merupakan penulis buku nasional berjudul "Managemen Strategi Membangun Pendidikan Karakter".

Selain itu, Hj. Herlini Amran MA yang merupakan anggota DPR RI Komisi X dari Kepulauan Riau juga hadir sebagai narasumber.

"Panitia juga telah menyiapkan doorprize berupa buku-buku tentang pendidikan untuk peserta yang beruntung," ungkapnya.