Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Angkut 98 Penumpang dari Singapura

KM Sindo Ferry 31 Kandas di Perairan Lobam, 1 Penumpang Cedera
Oleh : chr/arj/dd
Rabu | 05-12-2012 | 23:11 WIB
Penumpang-sedang-dievakuasi-dari-kapal-Fery-MV-Sindo-ke-kapal-KPLP-dibawa-ke-Tanjunguban,-dilanjutkan-ke-Tanjungpinang.jpg Honda-Batam
Sejumlah penumpang sedang dievakuasi dari KM Sindo Fery 31 ke Kapal Patroli KPLP.

TANJUNGPINANG, batamtoday - KM Sindo Ferri 31 yang berlayar dari Singapura menuju Tanjungpinang kandas setelah menabarak karang di perairan Pulau Anak Lobam, Tanjunguban, Kabupaten Bintan sekitar pukul 18.50 WIB, Rabu (5/12/2012).


Dari 98 penumpang, satu orang atas nama Labiul Qotimah langsung dilarikan ke RSUD Kepri di Busung karena mengalami cedera di bagiaan kepala, seusai dievakuasi sekitar pukul 20.50 WIB malam.

Sementara 97 penumpang lainnya, yang terdiri dari warga negara Indonesia dan Singapura berhasil dievakuasi dan diangkut ke Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban dengan menggunakan Kapal Patroli KPLP bernomor lambung IMO 9042166. 

Salah seroang penumpang Nurlela, warga Tanjungpinang, mengatakan, sebelum memasuki perairan Indoensia kondisi perjalanan kapal biasa saja. Tetapi setelah di kawasan Lobam, tiba-tiba kapal terhenti dan terdengar suara di bagian bawah hingga membuat sejumlah penumpang kaget. Bahkan sebagian penumpang ada yang terjungkal hingga menubruk dinding dan kursi di depan-nya.

"Setelah kejadian itu, kapal berenti hingga lama-lama kapal sudah tidak bisa bergerak lagi, hingga akhirnya diberitahukan pada Adpel Pelabuhaan," ujar Nurlela.     

Kepala Seksi Operasi KPLP Tanjunguban, Faisal, mengatakan, pelaksanaan evskuasi dilakukan setelah sebelumnya pihak Adpel memberitahukan kecelakaan yang dialami Ferry Sindo.    

"Evakuasi kita lakukan dari pukul 20.30 WIB, dengan mengangkut seluruh penumpang dari kapal menuju pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban," ujarnya kepada batamtoday di lokasi. 

Dari pengakuan kapten kapal, Supidin, tambah Faisal, KM Sindo Ferry 31 berangkat dari Singapura menuju Tanjungpinang sekitar pukul 17.30 WIB. Namun saat melintas di perairan Pulau Anak Lobam sekitar pukul 18.50 WIB, tiba-tiba kapal terhentak akibat menubruk karang hingga sejumlah penumpang terbentur, sebelum akhirnya kandas dan tidak dapat bergerak.   

"Saat ini, penumpang yang mengalami cedera kepala, yang diduga akibat benturan, sudah dibawa ke RSUD Provinsi Kepri di Busung guna mendapat perawatan," terang Fasial lagi.  

Sementara 96 Penumpang lainnya langsung dievakuasi dari Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban menggunakan Ferri Baruna ke Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Sedangkan kondisi KM Sindo Ferry 31 tidak tidak ada mengalami kebocoran dan hingga saat ini belum dievakuasi dari lokasi kandas.