Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Presiden Prabowo Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN, Tegaskan Arah Baru Riset Nasional
Oleh : Redaksi
Selasa | 11-11-2025 | 13:48 WIB
Kepala-BRIN2.jpg Honda-Batam
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Setkab)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Usai dilantik, Arif menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan Presiden serta menegaskan komitmennya memperkuat arah riset nasional agar sejalan dengan program prioritas pemerintahan Prabowo, terutama di bidang pangan, energi, dan air.

"Hari ini saya mendapat penugasan di bidang yang memang selama ini saya geluti. Insyaallah BRIN akan mengawal program-program prioritas Presiden, terutama terkait pangan, energi, dan air," ujar Arif kepada awak media usai pelantikan.

Arif mengungkapkan, sebelum pelantikannya, ia telah beberapa kali berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo dalam berbagai forum, seperti pertemuan rektor, pimpinan ormas, dan kegiatan di Kementerian Pertahanan. Dari pertemuan tersebut, ia menangkap pesan kuat mengenai pentingnya memperkuat riset dan inovasi sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Menurut Arif, riset dan inovasi memiliki korelasi langsung dengan tingkat kesejahteraan bangsa. Negara dengan indeks inovasi global (Global Innovation Index) tinggi, umumnya memiliki produk domestik bruto (PDB) per kapita yang juga besar.

"Negara dengan kekuatan riset dan inovasi tinggi pasti memiliki perekonomian yang maju. Karena itu, kita harus menggenjot sektor riset dan pengembangan (R&D) agar berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tegasnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Arif menekankan pentingnya konsolidasi nasional di bidang riset dan inovasi. Ia mendorong agar kerja sama lintas lembaga diperkuat, baik secara horizontal antarinstitusi riset maupun secara vertikal dengan pemerintah daerah.

"Kita perlu memperkuat ekosistem riset nasional melalui konsolidasi. Ini penting untuk menyatukan arah dan meningkatkan efektivitas kolaborasi antarinstansi dan daerah," kata Arif.

Arif juga menyoroti perlunya memperkuat riset berbasis potensi lokal di seluruh provinsi. Ia mendorong percepatan pengembangan science technopark di berbagai daerah agar menjadi jembatan antara dunia riset dan industri.

"Setiap daerah perlu memiliki science technopark sebagai pilar ekonomi lokal. Ini akan menghubungkan inovasi riset dengan dunia usaha," jelasnya.

Sebagai lembaga hasil peleburan berbagai badan litbang kementerian, BRIN ke depan akan difokuskan pada riset yang berdampak langsung pada kebijakan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Arif menegaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional. "Bapak Presiden sangat menaruh perhatian pada penguatan riset dan inovasi. Tugas kami di BRIN adalah menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam langkah strategis dan program nyata di lapangan," pungkas Arif Satria.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: