Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Terbuka terhadap Kritik dalam Rapat Perdana Komisi Reformasi
Oleh : Redaksi
Selasa | 11-11-2025 | 13:08 WIB
kapolri-KPRP.jpg Honda-Batam
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, usai rapat perdana dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (10/11/2025). (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (10/11/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah progresif dalam rangka mempercepat agenda reformasi di tubuh kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri sejak awal terbuka terhadap kritik dan evaluasi dari masyarakat. Ia menilai masukan publik merupakan bagian penting dari upaya perbaikan berkelanjutan agar Korps Bhayangkara terus menjadi lembaga yang profesional dan dipercaya masyarakat.

"Polri pada prinsipnya selalu terbuka untuk menerima perbaikan dan evaluasi. Kami ingin terus meningkatkan performa agar Polri benar-benar menjadi institusi yang sesuai dengan harapan masyarakat," ujar Sigit.

Jenderal Sigit menekankan bahwa Polri merupakan bagian dari hasil reformasi nasional, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga kepercayaan publik dan menjawab tuntutan perubahan yang muncul dari masyarakat. "Kita memahami bahwa Polri adalah anak kandung reformasi. Karena itu, harapan masyarakat pascareformasi harus bisa ditindaklanjuti secara nyata oleh institusi Polri," ucapnya.
Dalam rapat perdana tersebut, Kapolri memastikan bahwa Polri akan bergerak cepat menindaklanjuti seluruh arahan dan rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri. "Kami berkomitmen untuk merespons cepat dan segera mengimplementasikan rekomendasi yang nantinya disampaikan Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden. Semua akan kami tindak lanjuti secara konkret," tegas Sigit.

Pertemuan perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri menjadi tonggak awal dalam mendorong perubahan struktural dan kultural di tubuh kepolisian. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat transparansi, profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri.

Editor: Gokli