Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polri dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Tangkal Kejahatan Lintas Negara
Oleh : Redaksi
Senin | 03-11-2025 | 10:48 WIB
polri-arab-saudi.jpg Honda-Batam
Polri dan KDN Kerajaan Arab Saudi kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi kejahatan lintas negara, yang dituangkan dalam kegiatan The 2nd Joint Committee Meeting yang digelar di Bintang Bali Resort, Kamis (30/10/2025). (Foto: Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Dalam Negeri (KDN) Kerajaan Arab Saudi kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi kejahatan lintas negara. Kesepakatan strategis itu dituangkan dalam kegiatan The 2nd Joint Committee Meeting yang digelar di Bintang Bali Resort, Kamis (30/10/2025).

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof Dr.Dedi Prasetyo selaku Ketua Delegasi Indonesia, bersama Mayor Jenderal Abdullah bin Abdulrahman Al-Hamad dari KDN Arab Saudi. Sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI turut hadir dalam forum tersebut.

Dalam sambutannya, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri dan KDN Arab Saudi, terutama dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang kian kompleks, seperti terorisme, peredaran narkotika, dan kejahatan siber.

"Kerja sama ini bukan hanya tentang berbagi informasi, tetapi juga membangun mekanisme bersama untuk mencegah dan menindak kejahatan lintas batas secara lebih efektif," ujar Dedi.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Irjen Pol Amur Chandra JB, turut memaparkan sejumlah capaian penting hasil kolaborasi kedua institusi.

Menurutnya, kerja sama strategis tersebut telah berkontribusi pada terciptanya situasi "Zero Terrorist Attack" di Indonesia sepanjang 2023-2025, sebagai bukti nyata efektivitas penguatan hubungan bilateral di bidang keamanan.

Selain itu, Arab Saudi juga memberikan dukungan terhadap program I-CORE Polri yang berfokus pada pertukaran data intelijen dan teknologi keamanan. Kedua negara juga menyepakati rencana pelatihan bersama di bidang pemberantasan narkotika yang akan dilaksanakan pada akhir 2025 hingga awal 2026.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) terkait Perjanjian Kerja Sama Pemberantasan Kejahatan antara Polri dan KDN Arab Saudi. Dokumen ini menjadi landasan hukum dan operasional bagi penguatan kerja sama keamanan kedua negara di masa mendatang.

Menutup kegiatan, Wakapolri Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas komitmen dan dukungan yang berkelanjutan. Ia menegaskan, kolaborasi internasional ini sejalan dengan kebijakan nasional Indonesia dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman global.

"Kita sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam penegakan hukum dan pertukaran intelijen. Ini langkah nyata menjaga keamanan Indonesia sekaligus stabilitas kawasan," tutur Dedi.

Kerja sama antara Polri dan KDN Arab Saudi diharapkan terus berkembang menjadi model kemitraan internasional yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah diplomasi keamanan global.

Editor: Gokli