Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Anak Muda Jadi Duta DPD RI Penggerak Aspirasi Daerah
Oleh : Irawan
Senin | 03-11-2025 | 08:48 WIB
0311_pemilihan-duta-dpd-2025.jpg Honda-Batam
Proses Pemilihan Duta DPD 2025. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Program Pemilihan Duta DPD RI 2025 merupakan inisiatif strategis untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang mampu menjadi jembatan antara lembaga negara dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Program ini menjadi bagian dari komitmen DPD RI untuk memperkuat peran daerah dalam pembangunan nasional dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.

'Melalui para duta ini, kami ingin menghadirkan wajah baru DPD yang lebih dekat dengan rakyat, terutama generasi muda. Mereka akan menjadi agen literasi konstitusi dan penyambung suara daerah dari lapisan paling bawah," ujar Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Sultan menjelaskan, kehadiran Duta DPD RI merupakan langkah inovatif untuk memperluas jangkauan lembaga dalam menangkap aspirasi masyarakat secara langsung.

Sultan menegaskan, generasi muda, khususnya generasi Z, kini menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa. Mereka tidak hanya aktif di ruang digital, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu sosial, politik, dan ekonomi.

"DPD melihat potensi besar anak muda untuk berperan sebagai katalis perubahan. Karena itu, kita ingin menggerakkan mereka agar tidak hanya jadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang berkontribusi nyata," tambahnya.

Program Duta DPD RI, lanjut Sultan, diharapkan dapat membantu kantor DPD RI di ibu kota provinsi dalam menjalankan fungsi pelayanan aspirasi masyarakat di daerah.

Para duta akan berkolaborasi langsung dengan anggota DPD RI dan kepala kantor DPD di masing-masing provinsi untuk menyosialisasikan peran dan fungsi lembaga, sekaligus menampung aspirasi generasi muda di berbagai komunitas.

"Duta DPD akan berperan aktif di daerah, turun ke masyarakat, mengikuti forum-forum komunitas, hingga menjadi role model kepemimpinan muda. Mereka inilah yang akan membantu memastikan suara rakyat benar-benar sampai ke Senayan," jelas Sultan.

Adapun pemilihan Duta DPD RI 2025 dibuka untuk warga negara Indonesia berusia 18 hingga 24 tahun, dengan latar belakang pendidikan minimal SMA/sederajat, berpenampilan menarik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki wawasan kebangsaan dan kemampuan komunikasi publik yang baik.

Peserta juga diwajibkan membuat video pendek berdurasi dua menit mengenai DPD RI dan ciri khas daerah masing-masing, yang diunggah ke akun Instagram mereka dengan menandai akun resmi DPD RI dan pimpinan lembaga.

Proses seleksi berlangsung mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Pendaftaran dibuka 27-31 Agustus 2025, diikuti dengan seleksi administrasi dan wawancara di kantor DPD RI provinsi masing-masing pada awal September.

Tiga pasang calon terbaik dari tiap provinsi akan diseleksi kembali secara daring, sebelum ditetapkan satu pasang finalis yang mewakili provinsinya ke tahap karantina nasional di Jakarta.

Para finalis akan mengikuti karantina dan grand final di Jakarta pada 1-3 November 2025, dengan berbagai sesi pembekalan seperti wawasan kebangsaan, kepemimpinan muda, public speaking, etika, serta table manner.

Acara puncak digelar di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, 3 November, dengan menghadirkan 38 pasang finalis dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dewan juri terdiri dari Pimpinan DPD RI, akademisi, publik figur, Kementerian Pariwisata, ahli psikologi, dan ahli bahasa. Pada malam grand final, akan dipilih Juara 1 hingga 3, serta kategori khusus seperti Duta Favorit, Duta Intelegensi, Duta Persahabatan, dan Busana Terbaik.

"Pemilihan Duta DPD RI bukan sekadar ajang seremonial, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang memahami konstitusi dan memiliki jiwa kepemimpinan. Mereka akan menjadi garda depan DPD RI dalam menjembatani aspirasi rakyat dari akar rumput hingga ke pusat kebijakan," pungkas Sultan.

Berikut Daftar Finalis Duta DPD RI 2025:

1. Aceh

Muharram Anbiya
Irhamni Malika

2. Sumatera Utara

Muhammad Akmal Nasution
Feby Inge Dwiyanti

3. Sumatera Barat

Ahmad Zakri
Sutri Yani

4. Riau

Deri Wanhar Saputra
Friskhia Hani

5. Jambi

M. Dicky Prayama
Najwa Zafirah Dewi Riwanti

6. Sumatera Selatan

Muhammad Wahyu Hidayat
Abel Jennyska Laurencia

7. Bengkulu

Mohammed Virgil Afghani
Sopia Agnesta

8. Kepulauan Bangka Belitung

Faris Adil
Decia Rahmadini Prawira

9. Kepulauan Riau

Joan Young
Risma Dwi Salwa Lestari

10. Lampung

Wahyuda Pratama
Yolanda Sabrina Putri

11. Daerah Khusus Jakarta

Jagad Febrian Putra
Alya Mukhbita

12. Jawa Barat

Febby Cipta
Sifa Salma Sriyani

13. Jawa Tengah

Rangga Satria Putra Pratama
Della Rista Setiawan Putri

14. Daerah Istimewa Yogyakarta

Fajar Ilham Maulana
Fada Devinza Rigita Maharani

15. Jawa Timur

Ahmad Farezi
Nuroniyyah

16. Banten

Wendi Juwendi
Harum Fatimah

17. Bali

I Made Sila Arta Putra
Maria Febi Vivian Winanda Rambu

18. Nusa Tenggara Barat

Roni Hidayat
Ni Komang Ayu Wulan Sari

19. Nusa Tenggara Timur

Krisna Kennedy Morits Pascal Adu
Gresia Yuliana Umbu Pati

20. Kalimantan Barat

Seprianda Risky
Aura Nafiisah

21. Kalimantan Tengah

Hefi
Friska Friscilla

22. Kalimantan Selatan

Muhammad Abiyyu Hafizh
Danisya Nayla Azahra

23. Kalimantan Timur

Muhammad Fikri Assalam
Novalin Delvia Sari

24. Kalimantan Utara

Ahmad Awaludin
Dewi Dwi Zulastri

25. Sulawesi Selatan

Arsal Andika
Khaila Thahirah

26. Sulawesi Tengah

Moch. Arzan Anugrah
Jihan Al-Amri

27. Sulawesi Barat

Muh. Fadel Miftahuddin
Andi Nurya Az Zahra

28. Gorontalo

Muhammad Fauzan Tomu
Aura Felita

29. Sulawesi Utara

Marcello Sergio Lontokan
Flavia Meraviglia Agusta

30. Sulawesi Tenggara

Arwan Pelangi
Alma Fisabillah

31. Maluku

Harun Souwakil
Keisya Multi Pieritsz

32. Maluku Utara

Irfan Atha Rabal
Nursellah Hi Abdullah

33. Papua

Roni Towoly
Patrichia Angelica Bemey

34. Papua Barat

Nemesio Bizar Bubun Pegan
Nesty Stella Isir

35. Papua Tengah

Obaja Gobai
Sara Agapa

36. Papua Pegunungan

Luis Mandala Mabel
Savira Margaretha Kosay

37. Papua Barat Daya

Samuel Jouan Gelora Hutabarat
Melani Tebuot Bame

38. Papua Selatan

Petrus Leonardo Amotey
Wilhelmina Gereworot Kuruwop

Editor: Surya