Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Fokus pada Efisiensi, Inovasi, dan Proyek JORR-E untuk Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

NI Group Catat Kinerja Stabil di Tengah Dinamika Sektor Infrastruktur
Oleh : Rerdaksi
Sabtu | 01-11-2025 | 09:28 WIB
111_Nusantara-Infrastructure-NI-Group-2025.jpg Honda-Batam
PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI Group). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI Group) mencatat kinerja stabil hingga kuartal III tahun 2025, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi, inovasi, dan tata kelola keuangan yang prudent.

Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, mengatakan, konsistensi operasional menjadi faktor penting dalam menjaga performa perusahaan di tengah dinamika ekonomi.

"Kami berupaya menjaga keseimbangan antara profitabilitas, keberlanjutan, dan inovasi. Fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang yang kuat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/10/2025).

Secara konsolidasi, NI Group membukukan pendapatan Rp216 miliar dengan EBITDA Rp58,8 miliar, turun tipis 2,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sektor jalan tol, melalui PT Margautama Nusantara (MUN), tetap menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan laba inti 71,7%, didorong peningkatan arus lalu lintas dan kontribusi investasi dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).

Sektor air mencatat kenaikan volume penjualan 3,6% secara tahunan, ditopang ekspansi area baru di PT SCTK Serang serta penyesuaian tarif 10% di PT DCC Medan sejak Maret 2025.
Sementara sektor energi mengalami penurunan volume 7,9% (YoY), akibat curah hujan tinggi di Pontianak yang memengaruhi distribusi feedstock di PT RPSL, serta penyesuaian teknis di PT IME. Meski demikian, efisiensi biaya operasional berhasil menjaga stabilitas EBITDA grup.

Dari sisi keuangan, arus kas bersih meningkat Rp26,19 miliar, terutama berkat penerimaan dividen Rp53,80 miliar dari entitas asosiasi MUN. Total aset tumbuh 0,7% menjadi Rp4,64 triliun, sedangkan liabilitas turun menjadi Rp523,88 miliar. Sementara ekuitas naik ke posisi Rp4,12 triliun per 30 September 2025, menandakan fundamental keuangan yang kuat.

Rasio keuangan perusahaan juga menunjukkan kondisi sehat, dengan current ratio 1,90x dan debt to equity ratio 0,13x, mencerminkan struktur modal yang konservatif.

Ke depan, NI Group optimistis terhadap prospek bisnisnya. Perusahaan tengah menyiapkan Proyek Jalan Tol JORR-E Cikunir-Ulujami sepanjang 21 kilometer dengan nilai investasi sekitar Rp21 triliun. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah dan mengurai kemacetan di kawasan Jakarta.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, NI Group terus memperkuat prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan menerapkan strategi smart spending di setiap lini bisnis. Inovasi dan efisiensi menjadi landasan utama untuk menjaga daya saing sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di seluruh area operasional perusahaan.

Editor: Gokli