Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Investor Global Lirik Kepri, Konsorsium Internasional Siap Garap Pelabuhan hingga CBD Modern
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 04-09-2025 | 09:48 WIB
investor-global.jpg Honda-Batam
Delegasi gabungan, yang dipimpin oleh PRABUTAMA dan China Merchant Group, melakukan survei lapangan di lokasi pengembangan yang diusulkan untuk Pelabuhan Tanjung Moco di Bintan (31/08/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menjadi magnet investasi. Konsorsium internasional yang difasilitasi PT Prakarsa Bumi Pratama (PRABUTAMA) melakukan kunjungan intensif pada 28 Agustus - 1 September 2025 untuk menjajaki pembangunan infrastruktur strategis, mulai dari pelabuhan, kawasan industri, pusat bisnis (CBD) modern, hingga rumah sakit berstandar internasional.

Kehadiran delegasi investor global ini mendapat sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kepri dalam pertemuan resmi di Graha Kepri, Batam. Forum dipimpin Asisten Administrasi, Perekonomian, dan Pembangunan, Luki Z Prawira, bersama sejumlah pejabat kunci, termasuk Kepala Bappeda Aris Fariandi, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Dinas PUPR Rodi Yantari, serta Alfian dari Dinas PTSP Kepri.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, turut menyambut langsung delegasi meski di tengah agenda padat. Ia menegaskan bahwa keterlibatan investor global menjadi peluang besar untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah.

"Masuknya konsorsium internasional ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kepri. Dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Kepri memiliki keunggulan kompetitif sebagai pusat perdagangan, industri, dan logistik," ujar Nyanyang, Kamis (4/9/2025).

Delegasi PRABUTAMA dipimpin Direktur Leonita Lestari, Komisaris Utama Jozeph Didit Soeswanto, dan Chief Executive Mr Yin. Mereka menggandeng mitra strategis dari luar negeri, termasuk China Design Group (CDG) yang diwakili Charlie, serta Mr. Jiang dari jaringan Prabu China.

"Model bisnis kami adalah menjembatani peluang strategis di Indonesia dengan keahlian dan pendanaan global. Kunjungan ini adalah implementasi nyata dari model tersebut," kata Direktur PRABUTAMA, Leonita Lestari.

Selama lima hari, konsorsium meninjau sejumlah lokasi potensial. Salah satu fokus utama adalah Pelabuhan Tanjung Moco yang dinilai prospektif dikembangkan sebagai hub logistik internasional. Selain itu, mereka juga menelaah rencana pembangunan kawasan industri berorientasi ekspor, CBD modern setara kota metropolitan, dan rumah sakit internasional.

Charlie dari CDG menilai dukungan penuh Pemprov Kepri memberi optimisme tinggi. "Kami datang untuk melihat dan mengevaluasi secara komprehensif. Apa yang kami saksikan di Kepri memberikan optimisme awal. CDG siap mengerahkan keahlian kami untuk studi mendalam jika proyek-proyek ini berlanjut," ujarnya.

Menurut Nyanyang, langkah ini sejalan dengan agenda besar Pemprov Kepri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berdaya saing. Infrastruktur modern diyakini akan membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

"Kami melihat momentum ini sebagai peluang emas. Dengan kolaborasi strategis bersama investor global, Kepri bisa menjadi episentrum baru pembangunan dan investasi di Asia Tenggara," tutup Wagub Nyanyang.

Editor: Gokli