Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wali Kota Tanjungpinang Buka Bimtek Perizinan Obat di Apotek dan Toko Obat
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 07-08-2025 | 18:48 WIB
Bimtek-Perizinan-Obat1.jpg Honda-Batam
Bimtek Perizinan dan Pengelolaan Obat di Apotek dan Toko Obat di Tanjungpinang. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perizinan dan Pengelolaan Obat di Apotek dan Toko Obat se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini dilaksanakan di Trans Convension Centre dan dihadiri oleh para pelaku usaha apotek dan toko obat, Kamis (7/8/2025).

Lis dalam sambutannya menegaskan bahwa apotek dan toko obat memiliki peran strategis dalam menjamin mutu pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.

"Apotek dan toko obat bukan sekadar tempat masyarakat mendapatkan obat. Mereka berada di garda terdepan dalam menjamin keamanan, mutu, dan efektivitas obat yang dikonsumsi masyarakat," ucapnya.

Ditambahkannya, Pemerintah telah mengatur seluruh aspek perizinan dan pengelolaan obat melalui berbagai regulasi. Namun demikian, tantangan masih dihadapi di lapangan, seperti keberadaan apotek dan toko obat yang belum memiliki izin resmi dan pengelolaan distribusi obat yang belum sesuai standar.

Lis berharap peserta dapat memperoleh pemahaman utuh mengenai proses perizinan dan praktik manajemen apotek dan toko obat yang profesional.

"Sehingga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Kota Tanjungpinang," pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para pelaku usaha apotek dan toko obat dalam aspek legalitas, teknis, dan pelayanan kefarmasian.

Rustam menegaskan bahwa bimbingan teknis ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam memastikan setiap layanan kefarmasian berjalan sesuai ketentuan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen.

Dengan kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha apotek dan toko obat dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Editor: Yudha