Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dorong Ekspor Nasional, Mendag Ajak Diaspora Jadi Agen Produk Indonesia di Luar Negeri
Oleh : Redaksi
Rabu | 06-08-2025 | 10:48 WIB
CID-8.jpg Honda-Batam
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, dalam Congress of Indonesian Diaspora ke-8 (CID-8) yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (1/8/2025). (Foto: Kemendag)

BATAMTODAY.COM, Nusantara - Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengajak diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk berperan aktif sebagai promotor dan importir produk lokal guna memperkuat ekspor nasional. Seruan ini disampaikan dalam Congress of Indonesian Diaspora ke-8 (CID-8) yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (1/8/2025).

"Ekspor Indonesia pada Januari hingga Juni 2025 tumbuh 7,7 persen, melampaui target tahunan 7,1 persen. Ini tidak lepas dari kontribusi diaspora yang terus mengenalkan produk-produk Indonesia di mancanegara," ujar Mendag Budi Santoso dalam dialog bersama 80 peserta diaspora dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, Singapura, Taiwan, Qatar, Prancis, dan Kanada, demikian dikutip siaran pers Kemendag.

Budi mencontohkan suksesnya produk mi instan Indonesia yang dikenal luas di negara-negara seperti India dan Nigeria berkat promosi organik dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan diaspora. "Anak-anak majikan yang awalnya hanya mencoba, akhirnya menyukai dan terus mencari mi Indonesia. Dari situ, produk ini berkembang dan menjadi populer di pasar internasional," jelasnya.

Menurutnya, strategi yang dilakukan diaspora dapat menjadi model pemasaran efektif untuk produk UMKM. Untuk itu, Kementerian Perdagangan membuka peluang kolaborasi melalui business matching antara diaspora dan UMKM nasional, dengan dukungan dari perwakilan perdagangan RI di luar negeri.

"Silakan bergabung dengan Export Center atau kantor dagang kita di luar negeri. Asal ada komitmen menjadi pembeli atau mencarikan buyer, kami siap bantu suplai dari pelaku UMKM," tegasnya.

Kedekatan Budaya Diaspora Jadi Kunci Penetrasi Pasar

Mendag Budi meyakini bahwa kedekatan budaya, bahasa, serta jaringan lokal yang dimiliki diaspora merupakan keunggulan dalam mempercepat penetrasi pasar. Ia berharap, sinergi dengan diaspora dapat memperkuat keberlanjutan ekspor dan mempercepat pencapaian target pembangunan ekonomi nasional.

Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulistyawan Wibisono, menyambut positif dialog terbuka dengan pemerintah. "Kami berharap sinergi ini membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha diaspora untuk menyampaikan tantangan dan ide dalam memajukan produk UMKM ke pasar global," ucapnya.

Salah satu diaspora asal Amerika Serikat menilai, kebijakan tarif bea masuk AS justru menjadi peluang bagi UMKM Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya strategi harga yang kompetitif dari hulu ke hilir serta koordinasi yang baik agar kualitas dan daya saing tetap terjaga. Ia juga mendorong keterlibatan diaspora dalam pengadaan barang pemerintah RI di luar negeri, demi efisiensi harga dan distribusi.

CID-8 Usung IKN sebagai Kota Global

CID-8 tahun ini mengusung tema 'Bersama Diaspora Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia untuk Semua' dan menjadi yang pertama kali digelar di IKN. Pemilihan lokasi ini mencerminkan komitmen diaspora dalam membangun IKN sebagai pusat peradaban global.

Sebagai informasi, IDN Global merupakan organisasi nirlaba nonpolitik dan nonpemerintah yang didirikan pada 2012 di Los Angeles. Kongres diaspora digelar dua tahunan sebagai wadah pertukaran ide dan kolaborasi antara diaspora, pemerintah, dan masyarakat Indonesia.

Editor: Gokli