Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sharia Investment Week 2025, Sinergi Literasi Keuangan Syariah untuk Hidup Berkah dan Sejahtera
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 23-07-2025 | 14:08 WIB
IDX-BEI.jpg Honda-Batam
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pasar modal syariah Indonesia terus berkembang pesat, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi berbasis prinsip Islam.

Salah satu upaya strategis untuk memperluas literasi dan inklusi di sektor ini adalah penyelenggaraan Sharia Investment Week (SIW) 2025, yang resmi digelar pada 19-21 Juni 2025 oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengusung tema 'The Pursuit of Blessed and Wealthy Life', SIW 2025 tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keberkahan dan kesejahteraan finansial dapat diraih melalui investasi yang sesuai prinsip syariah. Tema dan subtema yang terinspirasi dari film dan serial populer, seperti 'The Star is Reborn' dan 'The Hunger Gains', dirancang untuk menarik perhatian generasi muda.

"Melalui SIW 2025, kami ingin menunjukkan bahwa investasi syariah bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga soal keberkahan dan kepedulian terhadap nilai-nilai etika," ujar Evy Junita, Kepala Direktorat Pengembangan Pasar Modal Syariah OJK, dalam sambutan pembukaan.

Tahun ini, SIW diselenggarakan secara hybrid --luring di Main Hall BEI, Jakarta dan daring melalui situs siw.idx.co.id-- guna menjangkau masyarakat secara luas, dari kota besar hingga pelosok daerah.

Tercatat, 52 tenant berpartisipasi dalam pameran ini, termasuk 16 booth dari Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB-SOTS), SRO, anak usaha SRO, OJK, serta institusi perbankan syariah dan filantropi Islam. Area daring juga menyajikan virtual expo terbagi dalam beberapa zona tematik.

Selama tiga hari, digelar tujuh sesi seminar dan talk show yang menghadirkan 24 pembicara dari berbagai latar belakang: investor, perencana keuangan, figur publik, hingga praktisi pasar modal syariah. Aktor Nicholas Saputra, musisi Raim Laode, dan dai digital Ustaz Koh Dennis Lim turut ambil bagian sebagai narasumber yang berhasil menarik perhatian kalangan muda.

"Kami ingin menciptakan suasana belajar yang santai, positif, dan menyenangkan agar peserta merasa dekat dengan dunia investasi syariah," ungkap salah satu panitia dari BEI.

SIW 2025 juga menyajikan hiburan bernuansa islami untuk menciptakan pengalaman menyeluruh. Tujuannya tak lain adalah menjadikan edukasi pasar modal syariah sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat, produktif, dan bernilai.

Berdasarkan data penyelenggara, 5.088 pengunjung tercatat mengikuti rangkaian kegiatan, terdiri atas 1.894 pengunjung luring dan 3.194 peserta daring melalui website SIW dan kanal YouTube IDX. Dari jumlah tersebut, 3.330 peserta mendaftar resmi, terdiri dari 984 investor syariah aktif dan 2.346 calon investor baru.

OJK mencatat bahwa tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan. SIW 2025 hadir sebagai upaya konkret menjembatani kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap produk-produk pasar modal syariah, seperti saham syariah, reksa dana syariah, dan sukuk.

"Kami melihat SIW sebagai bentuk sinergi untuk memperkuat ekosistem pasar modal syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan terpercaya," ujar perwakilan BEI.

Lebih dari itu, SIW 2025 juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor. Anggota bursa, bank syariah, manajer investasi, hingga lembaga filantropi Islam terlibat aktif membangun sinergi menuju pasar modal syariah yang berdaya saing global.

Editor: Gokli