Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ekonomi Kepri Tumbuh Tertinggi Ketiga di Sumatera, Gubernur Ansar Soroti Peran Strategis BI dan Digitalisasi
Oleh : Aldy Daeng
Jumat | 18-07-2025 | 17:48 WIB
Pengukuhan-BI-Kepri1.jpg Honda-Batam
Gubenur Kepri, Ansar Achmad memberikan sambutan di acara pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kepri yang baru, Rony Widijarto P, Jumat (18/7/2025). (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan daerah melalui sinergi dengan Bank Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam pidato pada acara pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kepri yang baru, Rony Widijarto P, di Kantor Perwakilan BI Kepri, Jumat (18/7/2025).

Gubernur Ansar mengungkapkan, berbagai program strategis telah dijalankan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menekan inflasi daerah. Di antaranya adalah pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang mencakup koordinasi antarinstansi, pasar murah, pengembangan cabai merah organik di Batam dan Karimun, serta digitalisasi sistem pemantauan inflasi lewat aplikasi dashboard.

"Inflasi Kepri berhasil dijaga dalam rentang sasaran 2,5 persen selama dua tahun terakhir. Ini menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kokoh," kata Ansar.

Tak hanya itu, digitalisasi sistem pembayaran juga menjadi fokus utama. Melalui implementasi QRIS dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), delapan pemda di Kepri kini telah menerapkan sistem pembayaran digital. Tercatat, pengguna QRIS di Kepri telah menembus 539.000 per April 2025.

"Transformasi digital ini mendorong peningkatan realisasi pajak dan retribusi daerah," jelasnya.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Provinsi Kepri mencatatkan kinerja impresif dengan pertumbuhan sebesar 5,16 persen pada triwulan I 2025, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya (5,14 persen), dan menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di Sumatera.

Gubernur Ansar juga menyoroti sinergi dalam pemberdayaan UMKM dan ekonomi syariah, salah satunya melalui Kepri Ramadan Fair (KURMA) yang turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI. Dalam ajang tersebut, program QRIS diperluas ke 100 masjid.

Editor: Yudha