Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kunjungan Wisman Tumbuh Signifikan, Kemenpar Optimistis Sektor Pariwisata Bangkit
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 18-07-2025 | 12:28 WIB
wisman2.jpg Honda-Batam
Data BPS menunjukkan jumlah kunjungan wisman pada Mei 2025 mencapai 1,31 juta, tumbuh 14,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Tren positif kembali terlihat dalam kinerja sektor pariwisata nasional. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) dan pergerakan wisatawan nusantara selama lima bulan pertama tahun 2025.

Dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata yang disampaikan di Jakarta, Senin (14/7/2025), Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa peningkatan ini merupakan indikator kuat kebangkitan sektor pariwisata Indonesia.

"Pertumbuhan jumlah kunjungan ini mencerminkan minat dunia yang terus meningkat terhadap destinasi wisata Indonesia," ujar Menteri Widiyanti didampingi Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

Data Kunjungan Wisman dan Wisnus Alami Kenaikan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisman pada Mei 2025 mencapai 1,31 juta, tumbuh 14,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, kunjungan wisman dari Januari hingga Mei 2025 meningkat 7,44 persen (year-to-date).

Sementara itu, sektor perjalanan domestik juga mencatat kinerja positif. Pada Mei 2025, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) naik 17,81 persen. Secara kumulatif, Januari-Mei 2025 mengalami pertumbuhan 16,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ini adalah hasil kerja keras seluruh ekosistem pariwisata nasional yang bergerak secara sinergis untuk memperkuat daya tarik destinasi dalam negeri," kata Menteri Widiyanti.

Neraca Pariwisata Masih Surplus

Wamenpar Ni Luh Puspa menjelaskan meskipun terdapat penurunan sebesar 6,52 persen dalam jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri pada Mei 2025, secara kumulatif angka outbound dari Januari-Mei tetap naik 7,63 persen.

Namun demikian, volume kunjungan wisatawan asing ke Indonesia (5,63 juta orang) masih lebih tinggi dibandingkan wisatawan Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri (3,84 juta orang) selama periode tersebut. "Kondisi ini menunjukkan bahwa neraca pariwisata kita masih berada pada posisi surplus, yang artinya Indonesia masih mencatatkan net devisa positif dari sektor pariwisata," jelas Ni Luh Puspa.

Promosi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberlanjutan

Kemenparekraf berkomitmen mempertahankan tren positif ini melalui strategi promosi yang berkelanjutan serta penguatan kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata. "Kami terus mendorong pengembangan paket wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan," imbuh Ni Luh Puspa.

Selain data kunjungan, laporan bulanan juga mencakup sejumlah inisiatif seperti penguatan keamanan dan keselamatan wisatawan, dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta program unggulan seperti Gerakan Wisata Bersih, Event by Indonesia, dan Pariwisata Naik Kelas.

Pariwisata Butuh Rasa Aman dan Gotong Royong

Menteri Widiyanti menekankan pentingnya kolaborasi lintas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan pelaku industri pariwisata dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan. "Hanya dengan rasa aman dan nyaman, pengalaman wisata akan membekas di hati pengunjung," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keberlanjutan pariwisata nasional. "Mari kita jaga dan rawat pariwisata Indonesia, karena pariwisata yang tumbuh adalah pariwisata yang dikelola bersama dengan semangat gotong royong," tutup Menteri Widiyanti.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: