Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

26 Tahun Mak Mus Mengayuh Jalan Pengabdian, dari Petugas Kebersihan Jadi ASN PPPK di Tambelan
Oleh : Harjo
Selasa | 17-06-2025 | 11:48 WIB
AR-BTD-4448-PPPK-Bintan.jpeg Honda-Batam
Mustriawati (54) atau yang lebih akrab disapa Mak Mus, akhirnya resmi dilantik menjadi ASN PPPK oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Balai Adat Tambelan, Senin (16/6/2025). (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Mata senjanya berkaca-kaca ketika namanya disebut di antara 42 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilantik oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di Balai Adat Tambelan, Senin (16/6/2025).

Di usia 54 tahun, Mustriawati, atau yang lebih akrab disapa Mak Mus, akhirnya meraih apa yang telah ia perjuangkan selama lebih dari dua dekade: diakui secara resmi sebagai abdi negara.

Mak Mus bukanlah pegawai berlatar pendidikan tinggi. Hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama, perempuan asal Kelurahan Teluk Sekuni, Tambelan, ini telah mengabdi sejak 1999 sebagai petugas kebersihan di Puskesmas Tambelan. Surat keputusan honorer baru diterimanya pada tahun 2005. Namun, semangatnya tak pernah surut.

"Akhirnya, setelah 26 tahun mengabdi, apa yang saya harapkan tercapai juga. Bangga dan senang sekali hati ini setelah dilantik sebagai pegawai," ucap Mak Mus sambil tersenyum haru.

Perjalanan hidupnya penuh liku. Dengan gaji pertama hanya Rp 25.000, ia tetap bertahan, menyapu dan menjaga kebersihan fasilitas kesehatan, meski saat itu sudah bersuami dan memiliki dua anak. Kini, dengan empat anak dan tujuh cucu, Mak Mus menjalani hidup sebagai single parent setelah suaminya wafat beberapa tahun silam.

"Kalau yang pahit-pahit, biarlah jadi cerita untuk saya sendiri. Tapi saya bersyukur bisa bekerja dengan pegawai lain yang sangat mendukung dan menerima," kenangnya lirih.

Pengabdian Mak Mus tidak sekadar tentang bekerja membersihkan ruangan. Ia adalah sosok yang menjadi panutan soal dedikasi dan tanggung jawab. Dalam diamnya, ia menunjukkan bahwa pengabdian tak selalu tentang jabatan tinggi, tapi tentang hati yang tulus bekerja.

"Seorang pegawai harus punya karakter yang baik, fokus dengan tugas yang diberikan, dan jalankan amanah dari atasan sebaik mungkin. Kalau itu dijaga, insya Allah semua tugas berjalan lancar," pesannya bijak, menyiratkan keteguhan yang terpatri dari pengalaman.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan penghargaan atas dedikasi seluruh PPPK yang dilantik, terutama Mak Mus, yang disebutnya sebagai simbol keteladanan tanpa pamrih. "Mak Mus membuktikan bahwa pengabdian tidak dibatasi oleh usia atau gelar. Ini bukti nyata bahwa kesetiaan dan ketekunan akan menemukan jalannya," kata Bupati Roby dalam sambutannya.

Kisah Mak Mus bukan sekadar cerita pelantikan pegawai. Ia adalah cermin perjuangan kaum kecil yang tak pernah menyerah pada keterbatasan. Seorang ibu, petugas kebersihan, sekaligus pahlawan sunyi yang akhirnya mendapat pengakuan negara.

Kini, dengan status PPPK, Mak Mus akan menjalani masa kerja sebagai aparatur sipil negara menjelang pensiun. Namun lebih dari itu, ia telah menorehkan warisan nilai --bahwa kesetiaan pada tugas dan ketulusan hati adalah bentuk paling luhur dari pengabdian.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: