Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Inspeksi ke Sejumlah Simpul Transportasi Utama, Menhub Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 04-04-2025 | 12:44 WIB
Arus-Balik.jpg Honda-Batam
Menhub Dudy Purwagandhi, melakukan inspeksi ke sejumlah simpul transportasi utama untuk memastikan kesiapan operasional menjelang arus balik Lebaran 2025. (Foto: Kemenhub)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, melakukan inspeksi ke sejumlah simpul transportasi utama untuk memastikan kesiapan operasional menjelang arus balik Lebaran 2025.

Kunjungan ini meliputi Stasiun Pasar Senen, Kantor Pusat PT Pelni, Posko Angkutan Lebaran Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, serta Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi.

Dalam keterangan persnya, Menhub Dudy menegaskan pemerintah terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan para pemudik yang kembali ke kota asal usai Idulfitri. "Kami memastikan arus balik berjalan aman, nyaman, dan lancar melalui sinergi antar instansi," ujar Menhub di Jakarta, Kamis (3/4/2025), demikian dikutip laman Kemenhub.

Di Stasiun Pasar Senen, Menhub memantau langsung aktivitas penumpang serta operasional kereta jarak jauh yang menjadi moda pilihan utama pemudik. Ia meninjau kesiapan fasilitas dan prosedur keselamatan yang diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selanjutnya, saat berada di Operation Room Kantor Pusat PT Pelni, Menhub memeriksa pergerakan kapal secara real-time guna memastikan pelayaran berjalan sesuai jadwal dan standar keselamatan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dari pengawasan terhadap transportasi laut selama musim mudik.

Di Bandara Soekarno-Hatta, fokus Menhub tertuju pada kesiapan maskapai, personel bandara, dan sarana pendukung di Terminal 1B. Ia memastikan semua pihak telah siap melayani lonjakan penumpang pada masa arus balik.

Sementara itu, di JMTC Jatiasih, Menhub menilai kesiapan jalur darat, khususnya ruas tol, serta membahas skema rekayasa lalu lintas bersama Korlantas Polri dan Jasa Marga. Beberapa opsi seperti contra flow dan one way disiapkan jika kepadatan kendaraan mencapai ambang batas tertentu.

"Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan volume kendaraan di lapangan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kepadatan menuju Jakarta," ungkap Menhub Dudy.

Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 6 April 2025. Untuk itu, Menhub mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan matang, memanfaatkan informasi terkini, dan mematuhi aturan keselamatan demi kelancaran bersama.

Dengan langkah antisipatif ini, pemerintah berharap proses arus balik berjalan tertib dan nyaman, tanpa gangguan berarti di semua moda transportasi.

Editor: Gokli