Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Penembakan WNI oleh Polisi Malaysia

Besok, Jenazah Hamid Tiba di Batam
Oleh : hz/yp
Selasa | 25-09-2012 | 16:58 WIB
muhid_diden.jpg Honda-Batam
Devi (kiri), keluarga Abdul Hamid.

BATAM, batamtoday - Menurut rencana, jenazah Abdul Hamid, WNI yang ditembak mati Polisi Diraja Malaysia, akan diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Indonesia, Rabu (26/9/2012) besok.


Informasi ini diperoleh dari Devi Rahmayani (37), salah seorang keluarga almarhum Abdul Hamid yang berada di Batam setelah dihubungi oleh pihak KBRI di Kuala Lumpur, Senin (24/9/2012).

"Saya kemarin dihubungi oleh pihak KBRI di Kuala Lumpur, Insyaallah kalau tak ada halangan besok jenazah Hamid akan diterbangkan ke Batam," kata Devi kepada batamtoday, Selasa (25/9/2012).

Sebelum dibawa ke Batam, jenazah terlebih dulu diterbangkan ke Jakarta, sama seperti dua jenazah WNI sebelumnya, Jony dan Osnan.

"Masalah jadwal pastinya dan menggunakan maskapai apa nanti, kami masih menunggu kabar dari pihak KBRI," terangnya.

Kabar kepastian bahwa jenazah tersebut adalah jenazah Hamid, lanjut Devi, setelah ada koordinasi antara pihak DPD RI dengan KBRI di Kuala Lumpur usai perwakilan Komite III DPD RI mengunjungi kediamannya pekan lalu.

Sementara itu, Said Abdullah Dahlawi, staf DPD RI mengatakan, saat ini rencana pemulangan jenazah Abdul Hamid ke Batam ini sudah dikoordinasikan dengan Pemko Batam.

"Jika tak ada halangan jenazah Abdul Hamid akan diterbangkan dari Kuala Lumpur. Kepulangan jenazahnya juga telah kita koordinasikan dengan Pemko, dalam hal ini Wakil Walikota Batam, Rudi," kata Said.

Said menambahkan, dari koordinasi yang dilakukan pihak Pemko menyatakan akan mengurus segala biaya pemakaman jenazah di Batam nantinya.

"Jenazah akan dimakamkan di TPU Taman Langgeng Sei Panas, tapi sebelumnya akan dibawa ke rumah duka di Batu Merah terlebih dahulu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite III DPD RI, Hardi Selamat Hood mengatakan hasil koordinasi dengan KBRI di Kuala Lumpur dapat dipastikan Rabu besok (26/9/2012) jenazah Abdul Hamid, WNI yang ditembak mati Polisi Diraja Malaysia akan dipulangkan ke tanah air.

Jenazah Abdul Hamid diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA819 pukul 08.00 waktu Kuala Lumpur, namun tidak langsung menuju Batam, melainkan ke Jakarta terlebih dahulu.

Dari Jakarta, jazad WNI itu diterbangkan menuju Batam dengan maskapai yang sama, dengan nomor penerbangan- GA154 dan diperkirakan tiba di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 15.30 WIB.

"Koordinasi terakhir dengan KBRI jenazah Hamid dipastikan besok tiba di tanah air, namun terlebih dulu dibawa ke Jakarta," kata Hardi.

Mengenai langkah investigasi untuk mendapatkan kronologis peristiwa tersebut terjadi dari pihak Polis Diraja Malaysia, Hardi menjelaskan pihaknya telah menyampaikan masalah ini dalam rapat di DPD RI pada Senin kemarin (24/9/2012) dan disambut baik oleh seluruh unsur pimpinan.

"Hasil koordinasi kita dengan berbagai pihak seperti Kemenlu dan KBRI sudah kita sampaikan dalam rapat kemarin, dan intinya rencana itu disambut baik seluruh anggota DPD RI," terangnya.

Nanti, akan dikirim perwakilan DPD RI untuk melakukan investigasi untuk mendapatkan kronologis peristiwa penembakan empat WNI ini, seperti yang kita lakukanan pada kasus sebelumnya.

"Namun yang terpenting, jenazah yang terakhir ini dapat dipulangkan dan kemudian dimakamkan secepatnya. Kita juga berusaha agar pihak keluarga bisa mendapatkan santunan atas peristiwa yang terjadi," katanya.