Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Persiapkan 4 Hal Ini Sebelum Vaksinasi Covid-19 Saat Puasa
Oleh : Redaksi
Selasa | 13-04-2021 | 11:00 WIB
ilustrasi-suntik-vaksin125.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kegiatan vaksinasi Covid-19 kemungkinan akan terus berlangsung selama bulan Ramadan. Tak ayal, vaksinasi pun mungkin dilakukan oleh orang yang berpuasa.

Terkait hal ini, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito Damay, membagikan sejumlah rekomendasi yang perlu dipersiapkan sebelum vaksinasi Covid-19 saat puasa.

"Saat sedang berpuasa, yang dikhawatirkan itu kan sedang dehidrasi serta hipoglikemia (kondisi gula darah yang sangat turun). Jadi kalau mau aman, pagi jangan sampai skip sahur dan malamnya jangan begadang sehingga pagi tubuh dalam keadaan fit," kata Vito, Senin (10/4/2021)

Selain itu, Vito juga memberikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum vaksinasi Covid-19 saat puasa sebagai berikut:

1. Tidak begadang
Sebelum vaksinasi Covid-19, Vito mengatakan bahwa dibutuhkan tidur yang cukup dan tidak begadang.

Baik bulan Ramadan atau tidak, menurut Vito sebaiknya sudah tidur mulai pukul 09.00-10.00 malam.

"Pukul 09.00 malam ke atas itu hormon malam mulai aktif, tubuh sudah mulai rileks, sehingga sehabis salat tarawih sudah siap untuk tidur," katanya.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa saat akan tidur sebaiknya jauh diri dari gangguan seperti memeriksa ponsel, menonton film, atau sekadar membuka media sosial.

"Hal-hal itu yang membuat kita enggak bisa tidur karena otak masih berpikir. Oleh karenanya, redupkan lampu dan buat senyaman mungkin untuk tidur," tambah Vito.

2. Ambil cuti atau berkegiatan setengah hari
Pada beberapa orang, vaksinasi Covid-19 menimbulkan sejumlah efek samping termasuk mengantuk dan lapar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Vito menyarankan agar mengambil cuti setengah hari atau satu hari penuh.

"Kalau mampu bekerja bisa setengah hari atau ambil cuti full untuk benar-benar aman. Yang dikhawatirkan itu dia bawa kendaraan atau melakukan pekerjaan dengan mesin berat. Itu bisa membahayakan," ujarnya.

Oleh karena itu, Vito menyarankan bagi yang merasa tidak yakin dan takut akan mengantuk atau merasa lapar, maka sebaiknya mengambil waktu istirahat setelah vaksinasi Covid-19.

3. Tidak melewatkan sahur
Tidak hanya memenuhi kualitas dan kuantitas tidur yang baik, asupan makanan bergizi dan seimbang juga penting. Vito mengatakan bahwa ketika akan melakukan vaksinasi Covid-19, sebaiknya tidak melewatkan waktu sahur.

"Asupan yang dibutuhkan itu karbohidrat, baiknya karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan gandum. Orang enggak terbiasa dengan itu, tapi ini yang membuat kita lebih lama merasa kenyang," ungkap Vito.

Dia lanjut mengatakan, "Lalu, ini bisa ditambah banyak sayuran, karena sayuran itu selain banyak cairan juga ada serat yang membantu kenyang lebih lama."

Selain karbohidrat dan serat, asupan protein dan lemak juga dibutuhkan. Menurutnya, bagi yang tidak ada pantangan hewani, bisa memilih daging untuk menambah rasa kenyang dan juga tambahan asupan lemak.

"Lalu kalau tambahan lemak bisa dari lemak nabati seperti alpukat, ini untuk cadangan gula darah saat hampir habis ketika sore. Jadi sebisa mungkin makan seimbang," tambah Vito.

Tak luput, memenuhi asupan minum air putih juga dibutuhkan untuk menghindari dehidrasi saat berpuasa.

4. Hindari kafein dan makanan manis
Sementara itu, yang perlu dihindari yakni minum-minuman yang mengandung kafein. Menurutnya, itu justru membuat lebih sering buang air kecil dan bisa membuat jantung berdegup lebih kencang.

"Sebaiknya hindari dulu. Malamnya juga jangan ngemil manis dulu, takutnya pas sahur sudah kenyang jadi enggak cukup asupan untuk berpuasa," katanya

"Jadi pas malam makan jangan banyak-banyak karena mau vaksin, tapi biasa aja. Yang penting ketika sahur, air putih karena air putih bisa melawan dehidrasi saat berpuasa."

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha