Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemerintah Alokasikan Rp 5 Triliun BLT Gaji Guru Honorer
Oleh : Redaksi
Senin | 16-11-2020 | 09:20 WIB
ilustrasi-BLT1.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah mengalokasikan Rp 5,02 triliun untuk bantuan langsung tunai (BLT) gaji guru honorer. Hal itu dilakukan usai pemerintah menambah pagu perlindungan sosial pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 dari Rp 203,9 triliun menjadi Rp 234,33 triliun.

"Karena masyarakat khususnya kalangan bawah menghadapi tekanan yang luar biasa dengan PSBB, maka kami meningkatkan jumlah perlindungan sosial dengan sangat signifikan," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat bersama Komite IV DPD secara virtual pekan lalu.

Penyaluran BLT gaji guru honerer itu disalurkan melalui dua kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag). Rinciannya, bantuan gaji guru honorer sebesar Rp 2,94 triliun di Kemendikbud dan Rp 2,08 triliun Kemenag.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi kuota internet Kemendikbud Rp 5,5 triliun, dan bantuan internet siswa, mahasiswa, dan guru Kemenag Rp 1,16 triliun.

Rencananya, ada 1,63 juta guru honorer Kemendikbud dan 749,5 ribu guru honorer Kemenag yang disasar sebagai penerima bantuan.

Berdasarkan catatan Kemenag, bantuan langsung tunai (blt) senilai Rp 2,4 juta untuk guru honorer di lingkungannya tinggal menunggu lampu hijau dari Kementerian Keuangan.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) M Zain mengatakan saat ini data 745.415 guru honorer di Kemenag yang diajukan sebagai calon penerima BLT sebesar Rp 2,4 juta telah divalidasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Ia berharap pencairan dapat segera berlangsung lantaran para tenaga pendidik di lingkungan Kemenag yang terdampak covid-19 sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha