Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Istri dan Dua Anak Pasien Nomor 35

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Batam Bertambah, Total 39 Orang
Oleh : Irwan Hirzal
Jumat | 08-05-2020 | 14:08 WIB
rudi_batam-walikota11.jpg Honda-Batam
Walikota Batam H M Rudi. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kasus Covid-19 di Kota Batam mengalami peningkatan. Diketahui, 3 warga Bengkong Sadai terkonfirmasi positif. Ketiganya merupakan satu keluarga, istri dan dua anak kandung dari kasus nomor 35, yang telah meninggal dunia.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil screning dan tracing closed contact dari terkonfirmasi positif nomor 35 yang telah meninggal dunia.

"Terkonfirmasi Covid-19 pada kasus ini merupakan satu keluarga, istri dan anak-anak kandung kasus nomor 35, yang sejak 7 Mei 2020 telah menjalani karantina terpusat di Rusun Tanjunguncang Kota Batam," ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi dalam keterangannya, Jumat (8/5/2020).

Kasus baru ini seorang perempuan berinisial 'D' (52), ibu rumah tangga, beralamat di kawasan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 37 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan cluster terbaru yang masih dalam proses penyelidikan epidemiologi oleh Tim Surveilans Dan Epidemiologi Dinas Kesehatan Kota Batam. Terhadap yang bersangkutan bersama dengan anak- anaknya, pada tanggal 3 Mei 2020 telah dilakukan RDT yang hasilnya disimpulkan non reaktif. Kemudian diikuti dengan pemeriksaan Swab tenggorokan di RS Budi Kemuliaan Batam pada tanggal 05 Mei 2020 yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Selanjutnya seorang laki - laki ARS (19), mahasiswa, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 38 Kota Batam. Kemudian seorang remaja laki – laki, GRD (15), pelajar, anak kandung ketiga dari kasus Covid- 19 nomor 35. Mereka adalah anak kandung kedua dan ketiga dari kasus Covid-19 nomor 35. Terkait kasus terkonfirmasi covid-19 nomor 35 yang merupakan ayah kandung dari yang bersangkutan maka terhadap satu keluarga dilakukan RDT pada tanggal 03 Mei 2020 dengan hasil test disimpulkan non reaktif.

Yang bersangkutan bersama dengan ibu dan dua orang saudaranya yang lain pada tanggal 03 Mei 2020 telah dilakukan RDT hasilnya disimpulkan non reaktif. Kemudian diikuti dengan pemeriksaan Swab tenggorokan di RS Budi Kemuliaan Batam pada tanggal 05 Mei 2020 dan diperoleh hasilnya pada hari ini dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sementara hasil swab saudara perempuannya atau anak tertua almarhum dinyatakan terkonfirmasi negatif.

Saat ini kepada yang bersangkutan sudah dilakukan perawatan di ruang isolasi Paviliun Tun Sundari RSUD Embung Fatimah Kota Batam, guna penanganan lebih lanjut dan sejauh ini kondisi kesehatannya cukup stabil tanpa ada gangguan kesehatan yang berarti.

"Saat ini tim survelans dan epidemiologi terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terutama pada saat kegiatan takziah di rumah duka," ujar Walikota Batam.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan dalam waktu dekat ini agar melapor dan memeriksakan dirinya ke Puskesmas setempat sesuai dengan domisili tempat tinggal masing-masing.

Hal ini penting dilakukan agar tim penanggulan covid-19 Kota Batam dapat melakukan tindakan pencegahan penularan dan penanganan korban sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

"Perlu kami ingatkan dan himbau kembali kepada seluruh Warga Kota Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup," himbaunya.

Editor: Chandra