PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Antisipasi Covid-19, Bandara Dabo Perketat Pemeriksaan Penumpang
Oleh : Wandy
Selasa | 31-03-2020 | 18:52 WIB
chamber-disinfektan.jpg honda-batam
Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep, Andy Hendra Suryaka saat memperlihatkan bilik disinfektan yang harus dilalui penumpang sebelum dan sesudah masuk Bandara. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Setelah Pemerintah Kabupaten Lingga menetapkan bloking area arus moda transportasi laut, sehingga Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep saat ini menjadi satu-satunya pintu masuk keberangkatan dan kedatangan para penumpang.

Tentunya pihak Bandara akan melakukan pemeriksaan lebih ketat terhadap para penumpang yang akan berangkat maupun yang datang.

Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep, Andy Hendra Suryaka menjelaskan, pihaknya saat ini telah melakukan berbagai upaya seperti menambah beberapa fasilitas, tentunya untuk mencegah wabah COVID-19 masuk ke Kabupaten Lingga khususnya Dabo Singkep.

"Kita menambah beberapa fasilitas seperti pembuatan chamber disinfektan, lalu kita letakkan wastafel di pintu keberangkatan maupun pintu kedatangan dan alat pengecekan suhu," kata Andy saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (31/3/2020).

Andy menjelaskan, saat penumpang datang ke Dabo Singkep maka terlebih dahulu di semprot disinfektan yang dibuat berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Dinkes Lingga. Lalu mereka menuju ke wastafel untuk mencuci tangan.

Selanjutnya para penumpang dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas dari Dinas Kesehatan Lingga dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

"Sehingga apabila ada beberapa kondisi yang diluar standar mereka, maka pihak dari Dinkes akan melakukan pemantauan terhadap penumpang tersebut," jelas Andy.

Upaya lainnya juga diterapkan seperti sosial distancing. Dimana dimulai dari pemeriksaan pintu x ray dan itu sudah ada jarak tertentu seperti garis kuning sehingga para penumpang tidak terlalu berhimpitan.

"Lalu di chek in area juga kita berikan jarak line kuning agar tidak terlalu bertumpuk serta ruang tunggu kita agak renggangkan jadi biar jarak antar penumpang jadi lebih aman," papar Andy.

Selain itu semua pegawai di bandara dabo Singkep sebelum bekerja mereka disemprot semua disinfektan terlebih dahulu, lalu di cek suhu tubuh dan minum vitamin. Begitu juga setelah pulang bekerja akan diperiksa kembali.

"Semua pegawai bandara wajib mencuci pakaian dinasnya setelah habis bertugas. Sebab setiap hari mereka bertemua dengan orang yang entah dari mana-mana, maka itu diwajibkan," ujarnya.

"Itu merupakan tindakan-tindakan yang telah kami lakukan di bandara untuk mencegah atau memutus rantai penyebaran covid-19. Preventif nya bagi pegawai kami yang berhadapan langsung dengan orang-orang yang dari luar sana," tambahnya.

Bandara Dabo Singkep juga mempersiapkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas karena semuanya wajib menggunakan APD seperti halnya sarung tangan, dan masker.

"Bahkan setiap selesai penerbangan akan dilakukan disinfektan di seluruh ruang. Jadi jika ada penerbangan 3 kali sehari maka akan dilakukan penyemprotan tiga kali sehari," katanya.

Andy menghimbau, kepada para penumpang jasa tetap menjaga kebersihan dan kesehatan tentunya sebelum melakukan kegiatan penerbangan. Serta perhatian barang-barang yang dibawa.

Ketika berada di Bandara ikuti prosedur yang ada karena prosedur yang diberikan bukan untuk mempersulit para penumpang melainkan untuk kebersamaan yang menjadi kekhawatiran saat ini terkait penyebaran Covid-19.

"Maka kita minta mohon kerjasamanya dari masyarakat dan saling membantu, sebab ini merupakan tugas kita bersama," tutupnya.

Editor: Gokli