PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Gegara Corona, Mall di Batam Sepi Pengunjung
Oleh : CR-3
Jumat | 20-03-2020 | 14:52 WIB
mall-batam-sepi_jpg2.jpg honda-batam
Suasana salah satu mall di Batam yang sepi pengunjung, Jumat (20/3/2020). (Foto: Paschall RH)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pasca pengumuman dari Walikota Batam, H. Muhammad Rudi, yang menyatakan seorang warga Kota Batam positif terinfeksi cirus corona atau covid-19, pusat perbelanjaan di Kota Batam mulai sepi pengunjung.

Pantauan BATAMTODAY.COM, di Mall Top 100 Tembesi, Sagulung, Jumat (20/3/2020) siang, kondisi tampak sepi.

Menurut pengakuan seorang pedagang pakaian, Rina, omzetnya terjun bebas akibat dampak mewabahnya virus Corona atau COVID-19.

"Iya bang, akhir-akhir ini, penjualan saya mengalami penurunan yang sangat signifikan. Biasanya sehari bisa meraup Rp 3 juta hingga Rp 4 juta, kini hanya sampai sejutaan perharinya," kata Rina dengan nada sedih.

Hal yang sama terjadi pada tenant lainnya, banyak pedagang yang terlihat lebih banyak duduk menunggu pembeli. Sesekali mereka berdiri sembari menawarkan dagangannya kepada pengunjung mal yang lewat.

"Coba abang lihat di tenant lainnya, biasanya jam segini sudah ramai. Sekarang mana ada customer? Nggak ada kan. Kenyataannya sekarang menurun drastis," sebut Rina.

Tidak hanya di tempat belanja, kondisi lengang juga terlihat di tempat makan lantai dasar mall. Restoran hanya diisi para pekerja.

Namun, tidak seperti penjual pakaian dan tempat makan atau restoran, toko swalayan yang terletak di lantai dasar mall tampak biasa seperti hari-hari lainnya.

"Kalau di toko swalayan yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, masih normal dikunjungi masyarakat untuk membeli segala kebutuhan dapurnya," kata seorang security mal yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, Robert, salah satu pengunjung mal mengaku tidak khawatir berkunjung ke mal, yang terpenting adalah menjaga kesehatan dan sering-sering cuci tangan. Pihak pengelola juga menyediakan pembersih tangan untuk melakukan antisipasi.

"Aku lihat banyak juga yang pakai masker, itu mungkin bentuk antisipasi," katanya.

Pengunjung lain, Afifah, Ibu rumah tangga itu mengaku ada sedikit kekhawatiran, namun itu bukan alasan untuk tidak beraktivitas di luar rumah. Menurutnya yang terpenting adalah selalu menjaga kesehatan sehingga daya tahan tubuh menjadi kuat.

"Asal jangan panik saja," pungkasnya.

Editor: Dardani