PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kamar Hotel Bertambah 474 Unit

Ini Rincian Investasi yang Masuk ke Bintan Sepanjang Tahun 2019
Oleh : Harjo
Senin | 13-01-2020 | 19:16 WIB
investasi-2019.jpg honda-batam
Kepala DPMPTSP Bintan, Hasfarizal Handra saat memaparkan kemajuan investasi sepanjang 2019. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bintan, Hasfarizal Handra menyampaikan perkembangan dunia investasi di Bintan baik PMA dan PMDN tahun 2019 di ruang kerjanya, Senin (13/1/2020).

Dikatakan, investasi PMA dan PMDN sesuai dengan pengajuan di OSS di atas Rp 500 juta. Di antaranya, bidang pariwisata yang menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 19 perusahaan, bidang industri 10 perusahaa, perikanan 4 perusahaan, konstruksi 11 perusahaan, perdagangan 35 perusahaan, jasa 8 perusahaan, pertanian 1 perusahaan dan pertambangan 6 perusahaan.

Perkembangan pendaftaran perizinan tahun 2019, jumlah perizinan yang diterbitkan 515 izin, jumlah non perizinan yang diterbitkan 208 izin, di mana jumlah NIB diterbitkan untuk perorangan dari OSS sebanyak 214 NIB jumlah investasi Rp 45.757.204.744.

Jumlah NIB untuk IUMK sebanyak 57 NIB dengan jumlah investasi Rp 1.357.298.554. Jumlah NIB/PMDN dari OSS sebanyak 94 NIB dengan jumlah investasi Rp 8.768.110.586.876.

"Untuk perkembangan realisasi per sektor, sektor pariwisata dengan bidang usaha perhotelan, total kamar 474 kamar dari 9 perusahaan," ungkapnya.

Di antaranya PT Prima Hotel 50 unit, PT Grand Wie Sukses proses, PT Graha Agung Sentosa (Indigo 120 unit, Holiday 130 unit), PT Graha Santika (villa 4 unit, hotel 22 unit), PT Khantai (resort 10 unit), PT Lagoi Bintan Pasific (villa 19 unit), Pat Lagoon Resort proses, PT Fordate (Villa 100 unit), dan PT Bintan Exotica (Villa 16 unit).

Selanjutnya sektor industri, di antarnya PT Indojaya, PT Singatac Bintan, PT Singatac, PT Bintan Sejehatera Selalu dan PT Bintan Offshore Marine.

Dari sisi pelayanan pengawasan perizinan, jumlah PMA dan PMDN per 31 Desember 2019, rencana US$ 1,299,724,457 realisasi US$ 696, 109, 452 dengan 180 perusahaan. Sementara PMDN rencana Rp 11.936.765.760.000 realisasi Rp 462.654.981.185 dari 71 perusahaan.

Editor: Gokli