PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak, Kematian Khairunnisa Masih Misteri
Oleh : Freddy
Sabtu | 26-10-2019 | 08:28 WIB
uji-forensik1.jpg honda-batam
Proses uji forensik tengkorak manusia yang ditemukan di lahan kosong dekat Hotel Ecotel Karimun. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Keluarga meyakini tengkorak manusia yang ditemukan di lahan kosong tak jauh dari Hotel Ecotel Karimun, Jumat (25/10/2019), merupakan Khairunnisa, gadis remaja yang hilang beberapa bulan lalu.

Hal itu dikuatkan dengan barang yang ditemukan di lokasi penemuan tengkorak, sama dengan barang yang dimiliki dan dipakai Khairunnisa. Keluarga pun sudah mengebumikannya di pemakaman umum Teluk Air, Jumat sore.

Namun penyebab kematian perempuan yang dikabarkan hilang sejak 5 bulan lalu, hingga saat ini masih misteri.

Meskipun jasad Khairunnisa yang hanya tinggal tengkorak tersebut telah dibawa ke RS Muhammad Sani untuk dilakukan uji forensik, tetapi belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kematiannya.

Direktur RS Muhammad Sani, Drg Zulhadi ketika dikonfirmasi mengatakan, informasi yang diterima dari dokter forensik apabila ingin mengetahui kepastian identitas korban harus melalui tes DNA.

"Untuk test DNA, kewenangannya ada pada polisi untuk menindaklanjuti karena perlu dikirim sampelnya ke Jakarta," ujar Zulhadi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang perempuan bernama Intan yang sedang mencari kayu bakar di lokasi lahan dekat hotel ecotel menemukan tengkorak manusia yang tinggal tulang belulang.

Atas temuan tersebut, Intan menyampaikan ke RT setempat dan dilaporkan juga ke Irwansyah selaku RW 02 Kelurahan Lubuk Semut Kecamatan Karimun serta seorang anggota polisi yang merupakan warga di RW 02 ini.

Dan selanjutnya ditindaklanjuti oleh tim INAFIS dari Polres Karimun yang turun langsung ke TKP. Kemudian membawa tengkorak manusia itu ke RS Muhammad Sani untuk dilakukan uji forensik dan indentifikasi.

Ada sejumlah barang yang ditemukan dekat lokasi ditemukannya tengkorak Khairunnisa seperti celana, baju,jilbab, sandal, tas sandang, minyak wangi, satu botol plastik bayclin dan satu ikat rambut serta uang sebesar Rp 280 ribu.

Editor: Yudha