PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Proyek Jalan Dua Jalur Batuaji-Sekupang Baru Sampai TPU Sei Temiang
Oleh : Hendra
Selasa | 17-09-2019 | 10:16 WIB
jalan-dipo-btm.jpg honda-batam
Proyek dua jalur di Jalan Diponegoro (Batuaji-Sekupang). (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Proyek dua jalur di Jalan Diponegoro (Batuaji-Sekupang) yang sedang dikerja pemeritah sejak beberapa tahun lalu hingga 2019 ini disebut hanya akan sampai kawasan tempat pemakaman umum (TPU) Sei Temiang.

"Sesuai anggaran. Untuk yang saat ini sampai di depan pemakaman (TPU Sei Temiang). Sudah mau siap itu, selanjutnya (dilanjutkan) tahun depan," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di sela apel Pemko Batam di kawasan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (16/9/2019).

Lanjutnya, proyek pengembangan akses jalan menjadi dua jalur dari Kecamatan Batuaji hingga Kecamatan Sekupang ini memang dikerjakan bertahap, dikarenakan memakan anggaran yang cukup banyak.

Sementara itu, saat BATAMTODAY.COM menuju lokasi pengerjaan proyek pengembangan jalan, pengerjana terlihat masih berlangsung meski tak sesibuk beberapa bulan yang lalu.

Terlihat proyek ini sudah memasuki tahapan pengaspalan yang sebagian dari arah Sekupang ke Batuaji telah ada yang selesai diaspal. Pengaspalan jalan ini terlihat juga telah memasuki lokasi hutan Lubuk Mata Kucing dari arah Sei Harapan, Sekupang.

Hal lainnya, untuk perampungan akses jalan sampai depan TPU Sei Temiang, yakni di Jalan Diponegoro Batuaji-Sekupang dipredikasi akan segera rampung dalam waktu dekat ini.

Sebagai informasi, penyelesaian proyek jalan dua jalur ini sangat dinantikan oleh warga yang sehari-hari bekerja pulang-balik melewati jalur tersebut, karena selama ini warga menganggap akses jalan dua arah yang hanya satu jalur ini sangat membayakan pengendara dan bahkan telah sering terjadi kecelakaan tragis yang menyebabkan nyawa melayang.

"Realisasi proyek ini sangat kami tunggu, jalur di sini cukup padat dan juga lintasan kendaraan proyek, truk besar, roda 10 atau trailler. Kalau dua lajur tetapi satu jalur seperti ini bahaya banget," tutur Agung, seorang warga Batuaji yang sehari-harinya bolak balik melewati ruas Jalan Diponogoro, Sei Temiang.

Editor: Gokli