PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Antisipasi Buruknya Kualitas Udara di Batam, Dinskes Bagikan Masker ke Pengendara
Oleh : Hendra
Senin | 16-09-2019 | 10:16 WIB
masker-btm.jpg honda-batam
Bagi masker antisipasi kabut asap. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Mengantisipasi dampak dari kualitas udara Batam yang semakin terpapar asap atau jerebu akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera dan Kalimantan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam bagikan masker kepada pengendara sepeda motor.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, seperti daerah lain di Sumatera, Batam juga turut menerima asap kiriman dari Karhutlah Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. Sehingga hal ini berdampak terhadap kualitas udara.

Diketahui untuk tingkat pencemaran udara akibat Karhutlah, sesuai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) yang terhitung pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019 kemarin, di wilayah Tiban (ISPU 102) dan Baloi (ISPU 158) kualitas udara berada di angkat tingkat tidak sehat.

"Pantauan beberapa hari lalu kondisi udara pada angka ISPU masih stabil dibawah 100, artinya kondisi udara masih aman untuk kesehatan. Namun, Sabtu, 14 September 2019 sesuai hasil pengecekan langsung oleh BTKL Kemenkes, kadar ISPU didapatkan pada angka 158 artinya kondisi udara tidak sehat," ujar Didi, Senin (16/9/2019) saat dijumpai di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

Sementara itu, kata Didi. Setelah mengetahui data tersebut, Dinkes Kota Batam inisiatif untuk segera turun ke jalanan membagikan masker ke wilayah Baloi Kolam, dan juga secara serentak membagikan masker di berbagai simpangan atau lampu merah yang dilakukan oleh puskesmas yang ada di wilayah kerja Kota Batam.

"Puskesmas juga turut membagikan di wilayah kerja mereka, seperti di Simpang Batu Besar, Sei Harapan, Simpang Barelang, Baloi BCS, Simpang Batu Ampar dll, dan juga dibantu oleh kepolisian beserta jajarannya," pungkasnya.

Editor: Gokli