PKP

Minimalisir Banjir di Sagulung, Pemko Fokus Normalisasi Drainase
Oleh : Hendra Mahyudi
Rabu | 14-08-2019 | 19:17 WIB
pengerjaan-drainase-sagulun.jpg honda-batam
Pengerjaan drainase penghubung di wilayah area Simpang Hutatap, Kecamatan Sagulung. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Demi menimalisir banjir di wilayah Kecamatan Sagulung, Pemerintah Kota Batam terus berfokus pada normalisasi dan pengadaan drainase, baik utama maupun pendukung.

Pasalnya drainase di Kecamatan Sagulung ialah alur perlintasan utama air menuju hilir. Sehingga jika drainase di Kecamatan Sagulung terkendala, alhasil di wilayah Batuaji juga akan terkena imbas banjir

Kini normalisasi drainase induk di Kecamatan Sagulung dan Batuaji masih sedang berlangsung. Yang mana terdapat tiga drainase induk sedang di kerjakan dan hampir rampung.

"Drainase induk sudah hampir rampung, untuk itu kita akan memikirkan (melanjutkan) drainase penghubung," tutur Reza Khadafi, Camat Sagulung.

Reza melantaskan, saat ini mereka akan fokus pada drainase penghubung di sepanjang jalan Dapur 12. Mulai dari Simpang Hutatap, dekat Simpang Pasar Melayu, Batuaji.Drainase ini katanya nantinya akan mendukung proyek pelintas air yang sudah rampung dikerjakan depan area pasar Melayu, Batuaji.

"Normalisasi lanjutan harus dilakukan, sebab drainase di wilayah Kecamatan Sagulung sambung menyambung satu sama lainnya," urai Reza.

Baginya jika normalisasi hanya fokus pada drainase induk, tentu akan sia-sia. Sebab aliran air dari drainase induk akan tersendat di drainase penghubung, itu sebabnya pengerjaan drainase harus di lakukan serangkaian.

"Harus serangkai, soalnya drainase ini saling koneksi ke drainase lain. Hal ini adalah upaya kami untuk mengatasi banjir," terangnya.

Menurut Reza, drainase penghubung yang bermasalah di Kecamatan Sagulung tidak terlalu banyak lagi. Sebab sudah ada proyek dari instansi lain untuk melakukan normalisasi.

Untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan jauh dari banjir, Reza mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersihan dan jangan buang sampah ke dalam drainase.

"Tidak membuang sampah di sembarangan tempat sudah sangat membatu pemerintah, selalulah membudayakan hidup bersih," imbaunya

Ajiz Muhammad (24), warga Sagulung memberikan apresiasi kepada kinerja pemerintah. Namun ia tidak begitu yakin jika drainase itu bisa berfungsi dengan baik. Sebab, debit air yang akan melintas dari drainase itu cukup deras.

"Akhir akhir ini tak pernah hujan, saya pun tidak begitu yakin. Tapi yang pastinya, kita lihat dulu di saat hujan deras nanti, kalau memang drainase ini tak sanggup menampung debit air, maka harus di perbaiki lagi," sarannya.

Editor: Yudha