PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pembobolan Dua Rumah Mewah Terungkap dalam Hitungan Hari, Korban Apresiasi Kinerja Polisi
Oleh : Romi Chandra
Senin | 22-07-2019 | 19:04 WIB
korban-pembobolan1.jpg honda-batam
Korban tengah mengecek kondisi mobilnya yang saat ini masih berada di Mapolresta Barelang. (Foto: Romi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengungkapan kasus pembobbolan dua rumah mewah di kawasan Perumahan Beverly merupakan bentuk kerja cepat Sat Reskrim Polresta Barelang, Jatanras Polda Kepri serta Polsek Batam Kota menanggapi pengaduan masyarakat.

Tidak membutuhkan waktu lama, dua hari setelah korban membuat laporan polisi, pada Sabtu (13/6/2019), dua pelaku, Andre Siagian dan Dedi Admaja berhasil dibekuk pada Senin (15/7/2019).

Kemudian dikembangkan hingga akhirnya dua pelaku lainnya, Yanto serta Toni turut diringkus pada Rabu (17/7/2019) malam.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil menemukan barang bukti hasil curian, seperti satu unit mobil Honda Jazz warna putih, keyboard, serta barang bukti lainnya.

Salah satu korban, Mesra Eka Putra, yang merupakan pemilik mobil Honda Jazz, sangat mengapresiasi kinerja kepolisian. Sebab, hanya hitungan hari, pelaku bisa ditangkap dan mobilnya ditemukan.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja Satreskrim Polresta Barelang bersama tim dalam pengungkapan ini. Hanya hitungan hari, kasus sudah bisa diungkap," ujarnya, saat ditemui di Mapolresta Barelang, Senin (22/7/2019) sore.

Ditambahkan, Ia juga mendapat informasi bahwa tim bekerja maksimal siang dan malam dalam mengungkap kasus ini. Hal itu menandakan bahwa kepolisian memang memaksimalkan palayanan terhadap masyarakat.

"Saya mendapat informasi, pengejaran yang dilakukan siang dan malam dilakukan. Bahkan mempertaruhkan nyawa, karena sempat terjadi baku tembak dengan pelaku yang melawan dan berusaha kabur. Tapi semua bisa diatasi dan kasus terungkap saya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya," paparnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, agar bisa lebih berhati-hati jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sebab, hal itu menjadi kesempatan paku untuk beraksi.

"Ini pelajaran berharga bagi saya. Kejadian itu dilakukan pelaku saat rumah kosong selama seminggu terakhir, karena saya kerja di Karimun dan istri tengah pulang kampung. Mari kita sama-sama tingkatkan kewaspadaan, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkam," pungkasnya.

Editor: Yudha