PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bayi 1 Bulan Tewas Diberi Miras Kakeknya dalam Perayaan Tradisional di China
Oleh : Redaksi
Minggu | 14-07-2019 | 16:32 WIB
alkohol_miras.jpg honda-batam
Ilustrasi miras

BATAMTODAY.COM, China - Sebuah perayaan tradisional China untuk pemberkatan bayi berubah menjadi tragedi setelah bayi yang seharusnya diberkati justru meninggal dunia karena diberi minuman keras (miras) dalam perayaan tersebut.

Diwartakan surat kabar Sin Chew yang dilansir World of Buzz, seorang bayi laki-laki meninggal dunia dalam perayaan bulan purnama, atau yang disebut dengan 'Man Yue', di Beijing, setelah kakeknya memberinya minuman beralkohol.

Perayaan yang dihadiri banyak kerabat dan rekan keluarga si bayi pada Jumat, 12 Juli lalu semula berlangsung meriah, dengan para tamu yang menyantap hidangan dan minum-minum hingga mereka agak mabuk.

Kakek dari pihak ayah membawa bayi itu berkeliling dengan gembira, menunjukkannya kepada para kerabat. Situasi berubah menjadi aneh ketika salah satu kerabat dengan bercanda menyarankan si kakek untuk memberi minum bayi itu alkohol.

"Kakek tidak bisa minum jika anak itu tidak minum."

Celakanya, si kakek menanggapi lelucon itu dengan serius dan memberi cucunya yang baru berusia 1 bulan dengan minuman keras untuk "menghindari malu ".

Melihat kejadian itu, ibunya menyerbu ke kamar dengan marah dan membawanya ke lengannya. Bocah itu menangis, dan mulutnya dipenuhi alkohol.

Setelah 30 menit, bayi itu tidak bisa bernafas, dan saat itulah sang ibu tahu segalanya menjadi serius. Dia bergegas membawanya ke rumah sakit tetapi sayangnya, nyawa bayi itu tidak berhasil diselamatkan setelah beberapa jam menjalani perawatan darurat.

Dokter mengatakan bahwa bayi itu menderita alergi alkohol, dan dia juga memarahi kakek yang tidak bertanggung jawab.

"Bayi tidak bisa minum alkohol! Bagaimana Anda bisa mengambil kehidupan yang berharga sebagai lelucon?"

Sang ibu menampar ayah mertuanya beberapa kali setelah mendengar kata-kata dokter, meskipun dia tahu itu tidak bisa mengembalikan bayinya.

Terlebih lagi, memilukan adalah bahwa sang ibu diperlakukan dengan buruk oleh mertuanya karena dia mengalami kesulitan untuk hamil selama tiga tahun terakhir. Dia pikir kesulitannya akhirnya berakhir ketika dia diberkati dengan bayi laki-laki.

Sumber: Okezone.com

Editor: Surya