PKP

Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat Batam

Alumni Amikom Yogyakarta Buka Pustaka Jalanan di Sagulung
Oleh : Hendra
Minggu | 14-07-2019 | 15:04 WIB
pustaka_jalanan_sagulung.jpg honda-batam
Wildan Alumni Amikom Yogyakarta mendirikan Perpus jalanan di Sagulung (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Keresahannya hampir sama dengan para penggiat lain perpustakaan jalanan di setiap kota. Minimnya minat baca, membawa mereka pada beragam cara, demi mendekatkan kembali buku kepada masyarakat Indonesia.

Sore itu, menjelang malam di sebuah pelataran rumah makan Padang Kayu Rampak yang telah selesai beroperasional, Wildan Hadi mulai menyusun setiap buku demi buku di atas terpal yang cukup luas.

Sementara itu beberapa orang temannya yang lain juga sibuk membantu, ada juga yang mengemas tatanan meja kecil untuk menyeduh kopi, sebagai pelengkapan sajian membaca buku bagi yang tertarik mampir sore ini.

Bagi Wildan ini bukan sekedar kegiatan kumpul-kumpul semata, niat dan tujuannya sedari awal adalah untuk membuat buku kembali menjadi primadona di tangan, dan gadget hanya untuk urusan hal-hal penting semata.

Kepada BATAMTODAY.COM, Wildan mengatakan, niat membuka perpustakaan jalanan ini memang telah ada sedari Dia menimba ilmu di kota Yogyakarta. Aura dan iklim Yogja baginya cukup magis untuk belajar dan cukup banyak pembaca, membuat Dia berpikiran untuk membuat pustaka juga di kota Batam.

"Seperti Yogyakarta, saya ingin mendorong mendorong kota ini juga memiliki minat atau ketertarikan sangat besar akan buku. Dalam artian membacanya," ujar Wildan, Sabtu (13/7/2019) kemarin.

Tak hanya itu, hal lainnya bagi Wildan adalah dengan adanya perpus jalanan ini, setidaknya mampu memberi alternatif tongkrongan lain bagi remaja di Batam, khususnya yang berada di Kecamatan Sagulung.

"Nongkrong di sini bisa baca, ada ilmu dan juga bisa sambil ngopi. Kita juga tidak terlalu narsis, di sini kita bisa ngobrol bareng dan diskusi. Hanya saja kita masih buka di kawasan ini," ungkapnya.

Benar adanya, untuk saat ini perpus jalanan milik Wildan dan teman-teman masih buka di seputaran kawasan Perumnas Sagulung. Kendati terhitung baru berjalan dua Minggu, dan buka hanya pas weekend, sejauh ini antusias warga sekitar cukup mulai banyak. Walau sebagian dari mereka masih banyak hanya sekadar melihat semata.

"Rencana kita memang cari tempat yang bagus dan ramai mas, tapi untuk saat ini kita masih sebatas Perum Sagulung dulu," pungkas Alumni Amikom Yogyakarta ini.

Editor: Surya