PKP

Diusulkan Maju Pilwako Batam 2020, Lukita: Sudah Ada Beberapa Parpol yang Hubungi
Oleh : Nando Sirait
Sabtu | 13-07-2019 | 12:16 WIB
lukita-eks-kabp-btm.jpg honda-batam
Lukita Dinasyah Tuwo, mantan Kepala BP Batam. (Foto: Nando Sirait)

BATAMTODAY.COM, Batam - Seakan memberi sinyal akan ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota Batam tahun 2020 mendatang, Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo membenarkan, sudah ada beberapa Partai Politik yang menghubungi dan juga bertemu dengan dirinya.

Hal ini disampaikan usai Dialog Ekonomi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin)Batam, Jumat (12/07/2019) kemarin.

Lukita menegaskan, adanya Parpol yang mulai menjalin komunikasi berawal dari rekan-rekannya yang berada di pusat maupun di daerah. Lukita bahkan terlihat tertawa saat ditanyakan apakah dari salah satu Parpol tersebut, merupakan partai pemenang Pemilu atau dari Partai PDI Perjuangan.

"Waduh kalau ditanya partai apa saja, saya belum dapat memberitahukannya. Saat ini baru komunikasi saja. Ada yang melalui sambungan telepone, tetapi lebih banyak yang bertemu langsung. Saya sih tidak masalah, selama ingin menjalin hubungan baik," paparnya.

Namun, Lukita yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Menko Perekonomian ini menyatakan masih dalam proses mendengarkan dan melihat aspirasi serta masukan dari masyarakat Kota Batam. "Apakah untuk itu saya maju atau memberikan kontribusi lewat sumbangan pemikiran, saya belum mengatakan ya. Tetapi mendengarkan," ungkapnya.

Walau saat ini Lukita tidak lagi menjabat sebagai Kepala BP Batam, Lukita menerangkan, kesibukannya tetap mempromosikan Batam dengan kenalannya. Ia juga tetap berupaya memberikan sumbangsihnya untuk Batam.

Menjabat sebagai Kepala BP Batam, dalam kurun waktu yang relatif singkat, Lukita menegaskan, dia secara pribadi telah jatuh cinta kepada Batam, dan ingin tetap membantu pertumbuhan ekonomi di kota industri ini.

"Kemarin ada dari Swedia. saya usulkan ke Batam saja investasinya. Bentuk pemikiran, ketemu teman-teman di Kadin, dan pastinya dengan teman BP Batam masih komunikasi. Ya, mau bagaimana lagi, saya sudah terlanjur jatuh hati pada kota ini," ujarnya.

Ditanyai mengenai kondisi Batam saat ini, menurutnya potensi Batam sangat luar biasa. Disayangkan jika pertumbuhan ekonominya hanya 1-5 persen. Sementara jika dibandingkan Sulawesi, tahun lalu pertumbuhan ekonominya mencapai 7 persen.

"Batam dengan posisi strategisnya saya kira layak lebih tinggi," kata Lukita.

Editor: Gokli