PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Isdianto Harapkan LAM Jadi Penuntun Pelaksanaan Pembangunan Kepri
Oleh : Charles Sitompul
Jum\'at | 12-07-2019 | 18:52 WIB
lam-kepri1.jpg honda-batam
Isdianto membuka Rapat Kerja LAM Kepri. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto mengharapkan Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri menjadi penuntut pemerintah dalam melaksanakan pembangunan.

Hal itu dikatakan Isdianto saat membuka Rapat Kerja LAM Kepri, di gedung LAM Jalan Agus Salim, Tanjungpinang, Jumat (12/7/2019).

Isdianto juga mengatakan, adat istiadat yang dimiliki secara turun temurun merupakan warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang yang harus terus dipertahankan dan dilestarikan.

Hal ini seiring juga dengan Tanjungpinang sebagai pusat Budaya Melayu yang identik dengan Islam dapat menjadi pemersatu dan mendidik sebagai generasi penerus yang berakhlaq dan bermartabat yang harus didukung oleh pelaku adat .

"Kami mengapreasiasi atas realisasi rapat kerja ini.Tujuannya agar mendapat rumusan-rumusan yang cemerlang dan memantapkan kaedah-kaedah dan legitimasi budaya Melayu nantinya. Ini menjadi harapan kita untuk melahirkan kriteria-kriteria berazam dari hati dalam membina dan membangun bersama, maka mari kita lahirkan hal terbaik bagi provinsi Kepri ," ujar Isdianto.

Isdianto, yang juga sebagai Timbalan Datuk Setia Amanah ini menyebutkan kegiatan rapat kerja LAM Kota Tanjungpinang di tahun ini dapat menjadi awal yang baik bagi kelansungan dalam rangka ikut sertanya membantu jalannya roda pembangunan bagi Kepri. Apalagi Kepri merupakan salah satu yang punya kelebihan dan selalu dijadikan contoh oleh daerah lain. Yang mana hal ini harus di syukuri.

"Kami ini tidak ada apa-apanhanya. Kami hebat karena ada unsur masyarakat. Tolong agar LAM nanti saling ingat mengingat sebagai perekat dalam kesatuan dan kekompakan agar kedepan lebih baik. Karena nantinya agar menjadi acuan-acuan dari mulai dari pendidikan anak-anak sampai dewasa, agar harapan ini kedepan tambah baik,"ucap Isdianto.

Oleh sebab itu, Isdianto berharap kepada seluruh pengurus LAM hingga kecamatan yang ada agar mampu memelihara dan melestarikan adat istiadat yang dimiliki merupakan warisan yang harus terus dipertahankan dan lestarikan, LAM diharapkan dapat menjadi penyejuk.

"Mari kita bekerja dengan sebaik mungkin, imbauan ini sebagai motivasi kita, agar Melayu semakin jaya dan tak lekang dari bumi," tutup Isdianto

Sementara itu Datok Sri Amanah H Syahrul mengatakan Lembaga Adat Melayu merupakan suatu Lembaga yang Bertujuan untuk menggali, membina, memelihara dan mengembangkan nilai- nilai luhur adat Melayu sebagai landasan dan memperkokoh jati diri Melayu. Dalam upaya untuk menjalankan fungsi, tugas dan tujuannya, maka Lembaga Adat Melayu berpedoman pada tatanan kehidupan masyarakat.

"Kita semue berharap dapat melahirkan keputusan yang bernas dan cemerlang yang jadi payung bagi negeri, hendaknya dapat realisasi bersama-sama untuk kota Tanjungpinang adil sejahtera yang berkesatuan dan berjati diri," kata Syahrul.

Contoh kecil peran LAM, lanjut Syahrul adalah dalah membuat nama-nama jalan, merapikan adat istiadat dan adanya pendidikan muatan lokal seperti pelajaran Arab Melayu yang benar, agar ini tidak simpang siur ke depannya.

"Inilah sebagai bentuk petunjuk dimana bumi dipijak, di situ langit di junjung sebagai ikon melayu beberapa hal yang dapat kita realisasikan dalam rapat kerje nantinya," ujar Syahrul.

Pembukaan Rapat Kerja ini, juga dihadiri Sekretaris Daerah H.TS Arif Fadilah, mantan Walikota Tanjungpinang Hj. Suryati A Manan, Mantan Wakil Walikota H.Edward Muarsili, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum.

Demikian juga Ketua LAM Kota Tanjungpinang Wan Raffiwar, Pengurus LAM Provinsi Raja Hafis, Pengurus LAM Kota Tanjungpinang, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, FKPD Kota Tanjungpinang dan para tamu undangan lainnya.

Editor: Yudha