Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Luar biasa, Trabas NTAC Natuna Terobos Air Terjun Pengadah
Oleh : Kalit
Senin | 08-07-2019 | 16:40 WIB
trabas-natuna1.jpg Honda-Batam
Trabas NTAC Natuna menuju Air Terjun Pengadah. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Untuk menjalin silaturahmi dan menjaga kekompakan antar anggota. Komunitas Natuna Trail Adventure Community (NTAC) secara rutin melaksanakan kegiatan trabas keliling Pulau Bunguran Besar Natuna.

Setelah beberapa tempat di jelajahi, kali ini NTAC mencoba berpetualang di obyek wisata Air Terjun Pengadah yang terletak di Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna.

Bergerak dari Kota Ranai sekitar Pukul 07:00 Wib, 30 anggota NTAC bersama Danlanal Lanal Kolonel Harry Setyawan dan Komandan Kodim 0318/Natuna, Letkol Ferry Kriswardana berkeliling terlebih dahulu di sekitaran Kota Ranai.

Menggeber motor trail sepanjang jalanan menjadi pertujukan yang jarang sekali dilihat masyarakat. Hal ini menjadi momen yang di tunggu sebagian warga di akhir pekan.

Setalah puas berkeliling, rombongan NTAC langsung menuju lokasi air terjun pengadah yang terletak di tengah hutan.

Untuk mencapai obyek wisata air terjun yang indah dengan air sungai jernih dan sejuk bertekstur bebatuan besar itu, anggota NTAC harus melewati berbagi rintangan dari jalanan setapak hingga jembatan darurat yang sangat sulit untuk dilalui. Apalagi trabas ke Air Terjun Pengadah merupakan kegiatan perdana bagi anggota NTAC.

Jembatan darurat terbuat dari susunan kayu balok dan sangat licin menjadi salah satu kendala para rider, apalagi sebagian kayu sudah ada yang patah.

Untuk mempermudah perjalanan menuju tempat wisata tersebut, para rider NTAC harus gotong royong memperbaiki jembatan yang rusak.

Setelah selesai memperbaiki jembatan, para rider kembali menyalakan motor trail dan melanjutkan perjalanan. Kicauan burung dan hembusan angin menerpa pepohonan menemani sepanjang perjalanan.

"Danlanal dan Dandim berjibaku membuat jembatan darurat ,dalam hal ini kita ingin akses jalan menuju air terjun dapat terlintasi motor nantinya," ucap Anjas Ketua NTAC.

Waktu yang di tunggu-tunggu semua rider pun tiba. Tepat pukul 12:00 WIB semua anggota NTAC sampai di air terjun. Keletihan melalui jalanan terbayar dengan pemandangan di sekitar Air Terjun yang indah. Ditambah suara deruman air menghempas bebatuan dan udara yang segar, membuat semua anggota NTAC senyum sumringah.

Dalam kesempatan ini, Dandim dan Danlanal Mengakui keindahan Air terjun Pengadah, bahkan kejernihan air terjun tersebut di minum untuk pelepas dahaga.

"Kita harus jaga kelestarian hutan dan air terjun ini, jangan sampai terbakar hutan ini,ini merupakan warisan yang harus di jaga sampai ke cucu kita nanti," ucap Letkol Ferry sambil memunguti sampah berserakan di sekitar Air Terjun

Hal senada juga disampaikan Kolonel Harry sesaat menikmati makan siang di lokasi. Ia mengharapkan peran serta masyarakat ikut serta memajukan potensi dunia wisata di Natuna.

"Alam Natuna itu indah, semua masih alami, kita harus jaga ,ini termasuk salah satu cagar alam yang harus dijaga kelestariannya," terang Kolonel Harry.

Aksi Trabas NTAC ini pun menjadi sejarah, dimana motor Trail bisa hampir sampai di lokasi air terjun Pengadah, karena medan trayek jalan belum ada, para rider hanya berjalan sekitar 1 kilometer untuk mencapai lokasi air terjun.

Editor: Yudha