Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Percepat Konferda dan Koncercab PDIP se-Kepri, Soerya Minta Seluruh Kader Bersiap Hadapi Pilkada 2020
Oleh : Nando Sirait
Sabtu | 29-06-2019 | 16:40 WIB
soerya-respaiono.jpg Honda-Batam
Ketua DPD PDI Perjuangan, Soeryo Respationo. (Foto: Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), resmi melaksanakan Konfrensi Daerah dan Konfrensi Cabang se-Provinsi Kepulauan Riau di Harmoni One Hotel, Batam Center, Sabtu (29/6/2019).

Ketua DPD PDI Perjuangan, Soeryo Respationo mengatakan, pelaksanaan konferensi tersebut sejatinya dilaksanakan awal tahun 2020 mendatang, namun sengaja dilakukan lebih cepat.

Dalam sambutannya, Soeryo memaparakan, pemilihan waktu yang lebih cepat dari tanggal yang sudah ditetapkan sebelumnya, tak lain dikarenakan PDI Perjuangan Provinsi Kepri harus lebih matang dalam menyiapkan agenda Partai dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Pelaksanaan Konferda dan Konfercab sejatinya dilakukan pada 2020 mendatang. Namun jadwal terpaksa kita ubah, guna mematangkan langkah kita sebagai partai pengusung Presiden RI, dalam menghadapi Pilkada," ujarnya.

Soerya melanjutkan, sesuai dengan visi dan misi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri, percepatan Konrefda ini juga sebagai upaya penyusunan agenda partai dengan agenda pemerintahan. Kepada seluruh kader yang hadir, Soerya juga menegaskan bahwa sebagai partai pelopor, PDI-P harus memiliki kedisiplinan.

"PDI-P harus memiliki kader yang berani mengambil risiko. Sebagai banteng-bangeng ideologi Sukarno, seluruh kader agar tidak ephoria menghadapi Pilkada, dan kader diharapkan tidak sombong dan jangan menyebutkan saya terpilih karena perjuangan saya," lanjutnya.

Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga, yang menghadiri Konferda dan Konfercab tersebut, mengungkapkan hal serupa. Ia bahkan menjelaskan, bahwa agenda tersebut merupakan permintaan langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Saya sendiri kaget Konferda dipercepat. Kemenangan ini hal yang baik dan menyenangkan. Tetapi sekaligus ancaman dan terjadi ephoria. Kalau diadakan konferda dan konfercab sesudah Ketua DPRD terpilih akan berbeda. Ibu Ketua Umum sudah melihat dan merasa terpilihnya pengurus baru menjelang Pilkada," katanya.

Eriko juga mengingatkan, bahwa Provinsi Kepri memiliki masa depan yang bagus karena berhadapan langsung dengan beberapa negara tetangga. Di mana dalam hal ini tantangan yang dihadapi tentunya tidak mudah.

"Kita ini semua satu dan solid. Untuk mensolidkan, kita perlu terdepan melakukan kongres, konverda dan konvercab. Kita juga tak bisa maju sendiri. Jangan lupa 30 persen perempuan. Yang mendaftarkan nanti 30 persen ini penting kalau tak tercapai akan dikembalikan," ungkapnya.

Editor: Dardani