PKP

Wacana Calon Bupati Bintan Harus Berdomisili di Bintan Jadi Perbincangan
Oleh : Harjo
Jum\'at | 14-06-2019 | 12:16 WIB
agus-demokrat-bintan.jpg honda-batam
Wakil Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Jelang akan masuknya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, dan khusus untuk kKabupaten Bintan, Calon Bupati dan Wakil Bupati harus berdomisili di Bintan, mulai mengudara dan menjadi perbincangan di kedai kopi.

Hal tersebut tentu, setelah melihat selama ini para pejabat termasuk Kepala Daerah sejak terbentuknya Kabupaten Bintan yang sebelumnya Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri), belum ada yang berdomilisi di Bintan, termasuk juga para pejabat utamanya saat ini.

"Setidak masyarakat Bintan, akan mulai membuka mata. Karena hingga saat ini, saat malam hari pejabat Bintan tidak ada di Bintan, karena sebagian besar memang berdomisili di luar Bintan," ujar tokoh pemuda Serikuala Lobam, M Dragon kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (14/6/2019).

Meski jauh sebelumnya para calon pemimpin menjabat, selalu menggaungkan para pejabat Bintan siap ber-KTP dan berdomisili di Bintan, nyatanya, hal tersebut hanya isapan jempol belaka, sehingga perputaran uang yang dihasilkan para pejabat dari Bintan, sebagian besar mengalir ke daerah lain.

"Pertanyaannya, sampai kapan Bintan tidak memiliki pejabat saat malam hari? Jangan sampai, hanya sekedar saat akan mencalonkan diri baru mengurus domisili, hanya untuk melengkapi persyaratan calon," imbuhnya.

Terkait wacana Bupati Bintan harus ber-KTP dan berdomisli di Bintan, dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo dari Partai Demokrat. Dia mengaku setuju jika para pejabat Bintan, harus bertempat tinggal di Bintan, sehingga, para pejabat bisa memahami secara langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Setuju, kalau ke depan pejabat termasuk calon Kepala Daerah, tidak hanya ber-KTP Bintan dan wajib berdomisili di Bintan," katanya.

Editor: Gokli