PKP

Atlet Bintan 'Boys To Men' Dikenal di Luar Negeri, Terabaikan di Negeri Sendiri
Oleh : Harjo
Kamis | 13-06-2019 | 13:40 WIB
boys-to-man.jpg honda-batam
Bintan Boys To Men, klub atlet sepeda di Bintan yang sudah berprestasi di luar negeri. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Atlet sepeda Bintan yang tergabung dalam 'Bintan Boys To Men', sejak 2017 lalu, selalu mengikuti ajang internasional khususnya di wilayah Bintan, Bintan Triatlhon, Ironman Word Championship.

Seiring dengan perjalanannya, ternyata para atlet sudah banyak menorehkan prestasi. Bahkan, keberadaan Bintan Boys To Men, justru sudah dikenal di luar negeri karena prestasi atletnya.

Sayangnya, prestasi yang diraih justru belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah di mana tempat berdomisilinya klub para pesepeda yang rata-rata pelajar di sekolah yang ada di Bintan.

Demikian disampaikan, meneger Bintan Boys To Men, Soni. Di mana, hingga saat ini keberadaan klub para atlet sepeda, atas dasar swadaya. Termasuk hingga saat ini, para atlet sedang dipersiapkan untuk event balap sepeda Kejurnas dan Prapon mewakili Kepulauan Riau di Lubuk Linggau tanggal 11-16 Juli 2019 mendatang.

"Kita belum bisa memastikan, setelah agenda Propon ke depannya, karena saat ini atlet sepeda yang sudah ada berjumlah belasan orang. Artinya dengan mengandalkan swadaya, jelas semakin kewalahan, untuk mengikuti setiap event. Sementara perhatian untuk pembinaan dari pemerintah, memang belum dirasakan oleh para atlet," terangnya.

Soni, sangat menyayangkan apabila nantinya, para atlet sepeda yang berprestasi tidak mendapatkan dukungan terutama dia sudah berjuang mengharumkan nama daerahnya. Sebalik, kemampuan dan bantuan dari pihak swasta yang sampai saat masih ada, masih jauh daripada kata mencukupi.

"Jumlah atlet terutama dari kalangan pelajar di Bintan, semakin bertambah. Namun anggaran bantuan atau sponsor semakin sepi, karena ekonomi pada saat semakin sulit," tambahnya.

Padahal luar negeri sudah banyak yang kenal, berkat teman yang berasal dari Australia, hingga sampai papan iklan yang di California. Tentu sangat disayangkan dengan sudah ada prestasi anak-anak, apabila ke depan kurangnya perhatian dari pemerintah. Karena hal ini, sudah tinggal melanjutkan agar prestasi dan bakat generasi bisa disalurkan.

Editor: Gokli