PKP

Sebut Lukita Tak Pantas Maju di Bursa Pilwako Batam 2020

Tanggapi Pernyataan Lik Khai, Jadi: Lik Khai Lebih Tak Pantas sebagai Anggota Dewan
Oleh : Nando Sirait
Kamis | 13-06-2019 | 11:41 WIB
lik-jad-pilwako-20.jpg honda-batam
Lik Khai (anggota DPRD Batam) dan Jadi Rajagukguk (Ketua Kadin Batam).

BATAMTODAY.COM, Batam - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk, memberikan komentar pedas terkait statement anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai, mengenai wacana pencalonan mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, yang akan maju dalam bursa Pemilihan Wali Kota Batam 2020 mendatang.

Sebelumnya, Lik Khai menyampaikan wacana Lukita untuk maju dalam Pilwako 2020 mendatang dianggap tidak pantas. Selain bukan merupakan putra asli Batam, Lik Khai menilai jabatan yang diemban Lukita selama ini sebagai Komisari Pelindo I dan Kepala BP Batam, sudah setara dengan jabatan Menteri sehingga ia melihat Lukita lebih pantas maju sebagai Gubernur daripada maju dalam Pilwako mendatang.

Melihat hal ini, Jadi menilai bahwa statement tersebut akan terjadi dan relatif akan ditemukan dalam suasana politik. Namun dia juga menegaskan, bahwa sebagai warga Batam juga melihat bahwa Lik Khai dianggap tidak pantas duduk sebagai anggota DPRD Kota Batam.

"Kalau ngomong pantas atau tidak itu kan relatif, namanya juga politik. Tetapi saya sebagai warga di perumahan yang sama dengan dia (Lik Khai), juga menilai, dia (lik Khai) tak pantas duduk sebagai anggota dewan," tegasnya, Kamis (13/06/2019) siang saat dihubungi.

Hal ini diutarakannya dikarenakan melihat kinerja Lik Khai yang juga menjabat sebagai Ketua RT. Di mana selama masa jabatannya, Lik Khai dianggap tidak mampu melakukan perubahan apapun, dan juga dianggap menggunakan kekuasaannya selaku Ketua RT hanya untuk sosialisasi selama masa kampanye.

"Ini saya berbicara sebagai warga di perumahan yang sama dengan dia. Sampai sekarang belum ada perubahan apapun yang dia lakukan, hanya menempelkan poster dan memasang sejumlah baliho di perumahan, pada masa kampanye kemarin," lanjutnya.

Bahkan Jadi melihat kinerja Lik Khai sebagai Ketua RT, yang belum dapat melakukan perubahan di lingkungan tempat tinggalnya, juga berdampak pada kinerjanya sebagai anggota DPRD Kota Batam. Jadi menegaskan sebagai Kepala Kadin Batam, Lik Khai juga dianggap belum dapat melakukan perubahan apapun dalam masa jabatanya.

"Tidak hanya saya yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin, masyarakat juga mungkin dapat melihat apa sih yang sudah dia lakukan selama masa jabatanya? Sampai saat ini, sudah kebijakan apa saja yang berhasil dia dorong sebagai anggota dewan," tuturnya.

Saat ditanyakan mengenai wacana pribadinya, dalam mendorong Lukita maju di bursa Pilwako 2020 mendatang, Jadi menganggap bahwa Lukita, adalah sosok yang benar-benar dibutuhkan dalam membawa perubahan iklim investasi dan perekonomian di Batam. Di mana dalam masa jabatannya, Lukita dianggap mampu dalam mengajak seluruh elemen masyarakat.

"Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Pemko saat ini sudah bagus, dalam pengembangan infrastruktur. Tetapi hal ini tidak dibarengi dengan pengembangan ekonomi kerakyatan, maupun pertumbuhan ekonomi. Hal berbeda justru terlihat pada saat Lukita menjabat sebagai Kepala BP Batam. Di mana ia betul-betul mengajak seluruh masyarakat, dan pelaku UKM terlihat di setiap event. Pertumbuhan ekonomi kita juga mengalami peningkatan di masa itu. Sayang Pak Lukita jadi korban politik," paparnya.

Editor: Gokli