PKP

Seorang Pria Jadi Korban Pengeroyokan di Lubukbaja, Tubuh Dipenuhi Luka Tusuk
Oleh : Redaksi
Rabu | 12-06-2019 | 08:04 WIB
20202020_pengeroyokan01.jpg honda-batam
Ilustrasi. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Seorang pria berinisial EA, terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Pasalnya, ia menjadi korban penyeroyokan yang dilakukan tersangka berinisial UI bersama rekan-rekannya di kawasan Lubukbaja.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yunita Stevani, saat dihubungi menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka UI, serta memburu rekan-rekannya. Untuk kondisi korban masih mendapatkan perawatan karena mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

"Kita masih dalami kasus ini, namun tersangka utama sudah berhasil diamankan. Untuk motif kejadian masih kita dalami," ujar Stevani, Selasa (11/6/2019) malam.

Dijelaskan, kronologis singkat kejadian berawal saat korban tengah nongkrong dengan teman-temannya dan kemudian didatangi pelaku bersama temannya sekitar 7 orang. Kemudian pelaku menanyakan terkait keributan yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban dengan santai menjawab tidak mengetahui kejadian tersebut. Belum diketahui pasti penyebabnya, perdebatan kemudian terjadi antara sesama pelaku. Sementara korban bermaksud ingin melerai. Tiba-tiba dari arah belakang, salah satu pelaku memukul kepala korban menggunakan batu.

Korban masih sempat melawan. Namun ia mulai tidak berdaya setelah pelaku lainnya menusukkan pisau ke arah korban beberapa kali. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri.

Akibat dari kejadian tersebut pelapor mengalami luku tusuk di bagian punggung, dada, dan perut, luka robek di bagian tangan sebelah kiri serta luka memar di bagian dahi atau kening.

"Dari kejadian itu, korban membuat laporan polisi setelah dibawa ke rumah sakit. Opsnal kita langsung menyelidiki kasus ini dan mengetahui keberadaan pelaku. Kemudian dilakukan penangkapan dan diamankan ke Mapolsek," jelasnya.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dalam kasus ini.

Chandra