PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pelaku Beraksi Siang Bolong

Dalam Sehari, Dua Rumah Warga Tanjungpinang Dibobol Maling
Oleh : Roland Aritonang
Jumat | 24-05-2019 | 15:16 WIB
korban-pembobolan-tpi1.jpg honda-batam
Siska, salah satu korban yang rumahnya dibobol maling. (Foto: Roland)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kasus pembobolan rumah di siang bolong marak terjadi di Tanjungpinang. Dalam sehari, para pelaku telah membobol dua rumah sekaligus. Mereka berhasil mencuri barang - barang berharga milik korban dengan jumlah hingga puluhan juta rupiah.

Siska, salah satu korban mengatakan, rumahnya dibobol saat rumah sedang kosong. Dia sedang pergi kerja sedangkan anaknya sekolah.

"Kejadiannya pada saat rumah kosong. Karena saya pukul 07.30 WIB sudah keluar rumah untuk berkerja," ungkap Siska, salah satu korban yang tinggal di Perumahan Ceruk Permata KM 8 Atas Tanjungpinang, Jumat (24/5/2019).

Siska, saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang menjelaskan kemudian sekitar pukul 10.00 WIB, anaknya saat pulang sekolah melihat lampu kamar ibunya menyala. Pintu lemari terbuka dan barang-barang berserakan di atas tempat tidur.

"Tapi anak saya belum curiga, dikarenakan dirinya berpikir saya membuat," ungkapnya lagi.

Namun, ketika anaknya melihat pintu samping sudah terbuka dan tidak seperti biasa, ia langsung menangis dan memberitahu tetangganya.

Ketika dirinya melihat, gembok kunci pintu samping sudah dirusak dan daun pintu juga sudah di bobol.

"Barang yang diambil emas, handphone, sejumlah uang dan lain sebagainya ditakfsirkan sekitar Rp 30 juta," tutupnya.

Korban lainnya adalah Abun, warga Rawasari Kecamatan Tanjungpinang Timur. Ketika baru keluar dari ruangan penyidik mengatakan bahwa rumahnya dibobol siang hari ketika rumah dalam keadaan kosong.

"Anting-anting dua, handphone 4 unit, laptop, gelang, minyak wangi, dan kalung bioglas. Kerugian saya mencapai Rp 30 juta," kata Abun, pengusaha di Tanjungpinang yang rumahnya di Rawasari Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Dijelaskan, pelaku diduga masuk dari jendela kamar orang tuanya dengan cara dicongkel dengan linggis diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB, jika dilihat dari rekaman CCTV. Sebelum masuk kamar, mereka melompat dari pagar.

"Taunya pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB dari bengkel karena kita lihat sudah terbuka semua dan berantakan," tutupnya.

Editor: Yudha