PKP

Hal Ini Wajib Diperhatikan Jika Mudik Pakai Motor Matik
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 10-05-2019 | 18:04 WIB
mudik-mtr-matik1.jpg honda-batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mudik naik sepeda motor tidak dianjurkan oleh pemerintah karena sangat rentan terhadap kecelakaan. Namun mudik menggunakan sepeda motor masih menjadi pilihan banyak orang karena diklaim lebih hemat ongkos.

Jika terpaksa harus mudik naik motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Di antaranya pola antisipasi dari pengemudi, jika tanda-tanda keletihan mulai terasa segera berhenti dan beristirahat. Selain itu pemudik yang menggunakan motor matik juga harus perhatikan hal berikut ini.

Kepala Mekanik Ahass Putera Merdeka Cibubur, Anvany Irawan mengatakan, yang pasti kondisi mesin harus dalam kondisi baik karena untuk perjalanan jauh.

"Motor tipe matik biasanya lebih ke pengecekan bagian CVT, seperti vanbelt, roller, dan kampas ganda," dilansir Tempo di Cibubur, Rabu (8/5/2019).

Menurutnya, vanbelt merupakan komponen yang sangat krusial, karena lewat vanbelt putaran dari mesin disalurkan ke roda. Vanbelt yang dianggap sudah tidak layak pakai biasanya terlihat secara visual sudah retak. Standar pemakaian vanbelt ada pada 24 ribu kilometer.

"Jadi kalau vanbelt sama roller sudah jelek harus ganti," katanya.

Sedangkan kampas ganda yang mulai aus ditandai oleh getaran atau gredek yang timbul pada motor matik di bagian CVT ketika motor digas, sehingga ada celah dan putarannya tidak seirama.

Soal harga, Anvany menjelaskan untuk servis dibanderol Rp 85 ribu, dan penggantian vanbelt pada kisaran Rp 238 ribu.

Sumber: Tempo.co
Editor: Yudha