PKP

Netizen Milenial Berjihad Melawan Hoax, Ciptakan Iklim Pemilu 2019 Sehat
Oleh : Redaksi
Kamis | 14-03-2019 | 10:16 WIB
generasi-milenial.jpg honda-batam
Ilustrasi netizen milenial. (Foto: Ist)

Oleh Sindi Lestari

SAAT ini kita telah memasuki zaman yang sangat modern yang mana teknologi digital mengambil peran yang besar dalam kemajuan peradaban di Indonesia. Perkembangan teknologi ini membuat generasi muda Indonesia atau generasi Milenial tidak bisa lepas dari yang namanya gadget dalam keseharian mereka.

Salah satu sisi negatif dari perkembangan teknologi ini adalah maraknya penyebaran hoaks di dunia maya. Lebih-lebih di tahun 2019 ini, yang mana Indonesia sedang memasuki tahun politik.

Iklim politik ini memunculkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang dengan sengaja menyebarkan hoaks untuk menggapai tujuan mereka. Hoaks yang mereka kirimkan umumnya berupa kejelekan dari salah satu pasangan politik yang tidak mereka dukung.
Dengan sengaja mereka menjual kebohongan agar pasangan yang mereka pilih meraih kemenangan. Berita bohong tersebut dapat kita temukan di sosial media kita yang mana sangat mengancam semangat demokrasi dan persatuan negara kita.

Kita sebagai generasi Milenial Indonesia dan pengguna media sosial tentunya tidak boleh membiarkan berita hoaks mudah tersebar di dunia maya sebab masa depan negara Indonesia berada dalam genggaman tangan kita. Jika kita tidak turut serta dalam melawan berita hoaks maka pemilu 2019 tidak akan berjalan dengan berkualitas dan damai.

Pemilihan umum yang tidak berkualitas dan bermartabat akan membuat program keberlanjutan kepemimpinan Indonesia mandek alias berjalan tidak lancar sementara kita bangsa Indonesia membutuhkan kepastian keberlanjutan pembangunan nasional yang saat ini gencar dilaksnaakan.

Maka dari itu, sebagai generasi milenial era Medsos kita harus bersatu dalam melawan berita hoaks dan dengan demikian iklim pemilu 2019 yang sehat akan benar-benar terwujud dan terlaksanakan. Mari.kita berdoa dan bekerja untuk Indoneisa yang lebih baik dan maju dengan menebar konten konten posistif di medsos yang menumbuhkan optimisme serta kebanggaan berbangsa dan bertanah air.*

Penulis adalah Alumni Universitas Erlangga Surabaya