PKP

Gubernur Ajak Warga Kepri Wujudkan Pemilu Demokratis
Oleh : Redaksi
Kamis | 14-02-2019 | 11:52 WIB
din-batam-polda.jpg honda-batam
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Gubernur H Nurdin Basirun mengajak semua pihak bersama-sama mewujudkan Pemilu di Kepri yang demokratis, berkualitas, sukses, berintegritas dan bermartabat. Sukses Pemilu dinilai dari sukses proses yang berjalan aman, damai dan tepat waktu sesuai jadwal dan sukses hasil.

"Semoga Pemilu di Provinsi Kepri berjalan dengan aman, nyaman, damai dan tentram sehingga lahirnya pemimpin yang berkualitas serta dekat dengan rakyat," kata Gubernur usai Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rapim TNI-POLRI Tahun 2019 di Aula Lancang Kuning Mapolda Kepri, Nongsa Kota Batam, Selasa (12/2/2019), seperti dikutip situs resmi Pemprov Kepri.

Rapat itu langsung dibuka Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto. Hadir pada pertemuan tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana TNI Arsyad Abdullah, Danguskamla Armabar Laksma TNI Dafit Santoso, Danlanud RHF Kolonel Pnb Elistar Silaen, Kabinda Kepri Brigjen Pol RC Gumay, Kepala Kantor Kamla Wilayah Barat Laksma TNI Eko Murwanto, Ketua KPU Kepri Sriwati dan Anggota Bawaslu Kepri Divisi Hukum dan Data Indrawan Susilo Prabowo Adi.

Gubernur mengatakan, jalinan sinergitas TNI-Polri bersama rakyat akan terus menguat. Sehingga kekuatan dan keutuhan NKRI tetap kokoh dan tidak bisa dipecah belah oleh pihak asing.

Untuk persiapan pelaksanaan Pemilu, kata Gubernur, perlu belajar dari pengalaman yang sudah terjadi. Seperti melakukan beberapa pembenahan sehingga logistik Pemilu bisa sampai dengan tepat waktu walaupun Kepri merupakan wilayah dengan lautan yang luas.

Adapun Provinsi Kepri memiliki 7 kabupaten/kota dengan jumlah kecamatan sebanyak 70, desa/kelurahan 416, TPS sebanyak 5.457, dan pemilih sebanyak 1.229.424 (laki-laki 619.882 dan perempuan 609.542).

Peta kerawanan pelaksanaan Pemilu di Kepri salah satunya kondisi geografis wilayah. "Kalau peran kunci Pemerintah Daerah sebagai berikut memperbesar alokasi anggaran untuk kegiatan Pemilu, menjaga netralitas birokrasi dan mensosialisasikannya sampai aparat tingkat bawah, turut serta dalam sosialisasi Pemilu, memberikan pendidikan politik pada masyarakat, membantu keuangan Parpol, melakukan koordinasi dan silaturahmi," kata Gubernur.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri, pada kesempatan itu mengajak seluruh pimpinan TNI-Polri untuk selalu berkoordinasi dan komunikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi agar dapat diselesaikan dengan baik. Harapannya semoga hasil yang dicapai dari Rapim TNI-Polri bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Netralitas kita sebagai TNI-Polri dalam menjaga keamanan negara selalu kita kedepankan. Tanggap dalam mencegah penyebaran berita hoax, fitnah dan adu domba yang dapat memecah belah persatuan bangsa," kata Andap.

Rapim ini mengusung tema 'Dilandasi Profesionalitas, Soliditas dan Netralitas TNI-Polri Bersinergi Mengamankan Pemilu 2019 dan Pembangunan Daerah Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Aman, Damai dan Sejuk'. Peserta Rapim TNI-Polri Tahun 2019 sebanyak 237 orang yang berasal dari Jajaran Utama Polda Kepri, Jajaran Utama Korem 033/WP, Jajaran Utama Lantamal IV Tanjungpinang, Para Kapolres se-Kepri, Para Dandim se-Kepri, dan Para Lanal se-Kepri.

Editor: Gokli