Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mengapa Ahok Berpeluang Gantikan Posisi Ma'ruf Amin?
Oleh : Redaksi
Selasa | 12-02-2019 | 17:52 WIB
jokowi-ahok.jpg Honda-Batam
Kemesraan Jokowi-Ahok. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Jika ada situasi di mana KH Maruf Amin bisa digantikan maka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpeluang besar mendampingi petahana Joko Widodo. Asumsinya dalam permainan politik, segala sesuatu bisa terjadi.

Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengingatkan ketika Ahok masih mendekam di balik jeruji, muncul spekulasi mantan gubernur DKI Jakarta itu akan merapat ke PDI Perjuangan. Kenyataannya sekarang terjadi. "Kita bicara kemungkinan-kemungkinan ya," ujar Habiburokhman, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/2/2019).

Mengapa Ahok berpeluang menggantikan Ma'ruf? Pertama, kata dia, kedekatan dengan Presiden Jokowi. "Dulu kan mereka duet di pemerintahan DKI," ulasnya.

Kedua, jika yang dipersoalkan koalisi di kubu Jokowi. Habiburokham mengingatkan, parpol-parpol pengusung duet Ahok dan Djarot Saiful Hidayat di Pilkada Jakarta 2017 lalu, masih yang sama dengan koalisi Jokowi-Maruf.

Kemudian saat Ahok menghadapi kasus penistaan agama, mereka solid beri dukungan. "Jadi chemistry-nya sudah ketemu, saya pikir tidak banyak penolakan di internal mereka karena kan sama-sama," jelasnya.

Dalam konteks Pilpres pun menurut dia, tidak akan menemui kendala berarti selama di antara parpol koalisi sepakat mengusung Ahok maka tak perlu ada fit and proper test atau pembahasan di DPR. "Bisa langsung ditentukan kalau misal sudah ada situasi kiai Maruf digantikan," Habiburokhman menekankan.

Sumber: ROMOL
Editor: Dardani