PKP

Distribusi Lambat, Solar dan Premium di Sejumlah SPBU Tanjungpinang Kosong
Oleh : Charles Sitompul
Senin | 14-01-2019 | 14:54 WIB
spbu-tpi11.jpg honda-batam
SPBU KM VII Tanjungpinang. (Foto: Charles)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Terjadi kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium disejumlah SPBU di Tanjungpinang pada Senin (14/1/2019).

Kekosongan premium dan solar ini membuat membuat sejumlah warga di Tanjungpinang kecewa. Terpaksa beralih ke pertalite.

"Dari pada motor tidak jalan dan harus cepat ke kantor, terpaksa beli pertilate lah," sebut Budi, salah seorang warga.

Sementara warga lainya, dengan sedikit kesal terpaksa meninggalkan SPBU dengan bahan bakar ditangki motornya menipis.

Pengawas SPBU KM VII, Sarjonta Sembiring dari PT Petra Multi Guna mengatakan, kosongnya premium dan solar di SPBU tersebut karena lambatnya distribusi dari pertamina melalui transporter.

"Untuk hari ini, sejak pagi kami hanya menjual sisa solar dan premium minggu kemarin. Sementara untuk jatah minggu ini hingga pukul 10.00 WIB belum masuk," ujarnya.

Pengantaran premium ke SPBU, tambah Sembiring, tergantung dari cepat tidaknya transporter Pertamina melakukan pengantaran. Namun karena jumlah armada transporter dari Patra Niaga hanya 6, hingga pengantaran dilakukan secara bergantian.

"Kami baru dapat pengantaran premium tadi jam 11.00 WIB. Terjadi kekosongan premium sekutar 1-2 jam," ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi pada solar. Rata-rata SPBU dijatah satu minggu 11 sampai 10 trip dengan kuota 3-8 kilo liter, sementara mengenai masuknya tergantung transporter.

Sementara, salah seorang karyawan transporter Pertamina dari PT Reksadana Mandiri, mengaku lambatnya pendistribusian BBM disebabkan keterlambatan pengisian BBM di Depo Pertamina Tanjunguban.

"Ditanya ke Pertamina aja bang, karena kami dari jam 06.00 Wib pagi sudah anteri di Depo, tapi pengisianya kan tergantung pertamina," sebutnya.

Editor: Yudha