Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dua Caleg Gerindra di Lingga Dicoret dari DCT dalam Sepekan
Oleh : Nurjali
Jum\'at | 19-10-2018 | 10:04 WIB
kpu-il2.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Dua calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga dari Partai Gerindra dicoret dari DCT karena meninggal dunia dalam sepekan.

Kedua kandidat calon anggota legislatif tersebut telah ditetapkan menjadi, Daftar calon tetap (DCT) oleh KPU Kabupaten Lingga pada 20 September 2018, yang lalu.

Komisioner KPU Kabupaten Lingga, Zulyadin mengatakan, sesuai dengan Peraturan KPU nomor 20 tahun 2018, pasal 35 ayat (1) dan (2) menyatakan, bahwa calon yang telah ditetapkan dalam DCT yang meninggal dunia, maka yang bersangkutan namanya akan dicoret tanpa mengubah nomor urut.

"Sesuai aturan PKPU maka namanya akan docoret dan nomor urut tetap," sebutnya, Jumat (19/10/2018).

Dengan adanya ketentuan tersebut, maka Caleg DPRD dari Partai Gerindra akan berkurang, yang sebelumnya enam calon akan menjadi empat calon dan untuk nomor urut 1 dan 4 akan dikosongkan atau dicoret.

"Kita turut berduka meninggalnya dalam minggu yang sama, Pak Syam hari Senin (15/10/2018) dan Pak Musfar pada Kamis (17/10/2018)," kata Selamat Riyadi, salah satu kader Partai Gerindra, Kabupaten Lingga, Kamis.

Kedua almarhum yang menjadi calon anggota legislatif tersebut, merupakan calon anggota DPRD nomor urut 1 dan nomor 4 dari Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya dari daerah Pemilihan 1 (Dapil 1) Lingga. Keduanya atas nama almarhum Musfar Saleh dan Muhamammad Syam, juga merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang baru saja purna tugas.

Bahkan almarhum Musfar Saleh sendiri selain pensiunan PNS, juga merupakan mantan Staf Khusus Bupati Lingga yang mengundurkan diri setelah mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Lingga. Keduanya meninggal dalam waktu yang hampir berdekatan.

M Syam, mantan Camat Lingga Timur tersebut meninggal pada Senin sore setelah sempat dirawat di RSUD Tanjungpinang. Sementara Musfar Saleh meninggal, Kamis sekira pukul 07.30 WIB, setelah sempat dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Daik Lingga.

Atas kejadian tersebut segenap pengurus jajaran Partai Gerindra mengucapkan bela sungkawa kepada kedua kader terbaiknya tersebut.

Editor: Gokli