PKP

Tim SAR Temukan Korban Laka Laut Puskel dengan Kondisi Mengapung
Oleh : Fredy Silalahi
Sabtu | 13-10-2018 | 20:04 WIB
evakuasi-laka-laut.jpg honda-batam
Proses evakuasi korban laka laut di Anambas. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Tim SAR Anambas berhasil menemukan korban laka laut Puskel Siantan Timur atas nama Rahidah binti Abd Satar (25), di sebelah Utara Perairan Aetang.

Dalam dua hari pencarian, Tim SAR mengakui cuaca yang tidak kondusif menjadi kendala dalam pencarian. "Korban ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, sekitar 0,5 nautical mile sebelah Utara, Perairan Aetang Kecamatan Siantan Timur. Dan langsung di bawa ke Desa Nyamuk," ujar Dedi Efendi, Koordinator Pos Basarnas Anambas, Sabtu (13/10/2018).

Dedi menceritakan, segala upaya telah dilakukan pada proses pencarian selama dua hari setelah kejadian. Bahkan Tim SAR dibantu masyarakat, Pemerintah Daerah dan TNI/Polri sempat menyelam di sekitar lokasi kejadian.

"Setelah kejadian, kita langsung turun ke lokasi. Pagi harinya, kita menyelam di sekitar lokasi. Tetapi tidak ketemu. Mungkin sudah terbawa arus. Maka kita sisir semua lokasi selama dua hari ini. Dan akhirnya ketemu di sebelah Utara lokasi kejadian," ucapnya.

Sementara, Sahtiar, Sekretaris Daerah Anambas meluruskan bahwa penemuan korban laka laut Puskel atas nama Rahidah Sabtu (13/10/2018). "Jumat (12/10/2018) kita masih melakukan pencarian sampai malam. Dan baru sore ini ditemukan," terangnya.

Sebelumnya, laka laut Puskel Siantan Timur mengakibatkan empat orang korban meninggal masing-masing Rindang Melisa (27), Varendra Prdipta Bin Eko Suroto (1 tahun 8 bulan), Azhar bin Abd Satar (30) dan Najwa Putri Azliana Binti Azhar (5 tahun 9 bulan).

Korban atas nama Rindang Melisa ?telah diterbangkan menuju Jakarta pada Jumat (12/10/2018) untuk diserahkan kepada pihak keluarga serta disaksikan oleh Menteri Kesehatan. Sementara, tiga korban lainnya telah dikebumikan di Desa Nyamuk.

Editor: Gokli